Fakta Unik

Kobra Filipina, Salah Satu Kobra Paling Mematikan di Dunia

60
×

Kobra Filipina, Salah Satu Kobra Paling Mematikan di Dunia

Sebarkan artikel ini
Kobra Filipina
Kobra Filipina, Salah Satu Kobra Paling Mematikan di Dunia. Sumber: en.wikipedia.org

Hai, Sobat Suka Fakta! Setelah sebelumnya kita bahas ular derik Mojave, nah sekarang kita akan bahas kobra Filipina. Ular yang satu ini dikenal sebagai salah satu yang paling mematikan di dunia, lho. 

Dengan bisa yang sangat beracun dan kemampuannya menyemburkan racun dari taringnya, kobra Filipina bukan cuma menakutkan bagi mangsanya, tapi juga sangat berbahaya buat manusia.

Kobra Filipina, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut Naja philippinensis, banyak ditemukan di wilayah utara Filipina. Nah, di artikel ini kita akan kupas tuntas semua tentang kobra Filipina.

Penasaran, kan? Yuk, kita mulai perjalanan ini dan kenali lebih dalam kobra Filipina, salah satu ular paling mematikan di dunia. Pastikan kamu baca sampai habis, ya, Sob, biar nggak ketinggalan informasi menarik tentang hewan yang satu ini.

Nama Ilmiah Kobra Filipina

Edward Harrison Taylor
Potret Edward Harrison Taylor. Sumber: semanticscholar.org

Sobat Suka Fakta, mari kita kenali dulu identitas ilmiah dari kobra Filipina. Ular ini memiliki nama ilmiah Naja philippinensis. Nama tersebut diberikan oleh seorang ahli herpetologi asal Amerika, Edward Harrison Taylor, pada tahun 1922.

Nama “Naja” sebenarnya adalah Latinisasi dari kata Sansekerta “nāgá” yang berarti “kobra”. Menarik, kan?! Sementara julukan khusus “philippinensis” dalam bahasa Latin berarti “dari Kepulauan Filipina”. Jadi, secara harfiah, Naja philippinensis berarti “kobra dari Filipina”.

Ciri-ciri Fisik Kobra Filipina

 Kobra Filipina
Potret Panjang Kobra Filipina. Sumber: pinterest.com

Sekarang, mari kita lihat lebih dekat seperti apa sih penampilan kobra Filipina ini. Kobra Filipina merupakan ular yang kekar dengan panjang tubuh sedang. 

Panjang rata-rata ular ini sekitar 1 meter (3,3 kaki), tapi mereka bisa tumbuh hingga 1,6 meter (5,2 kaki). Bahkan, ada laporan yang menyebutkan subpopulasi dari Pulau Mindoro bisa mencapai 2 meter (6,6 kaki), meski ini masih perlu konfirmasi lebih lanjut.

Ciri fisik kobra Filipina cukup khas. Ular ini memiliki kepala berbentuk elips yang tertekan, dengan moncong pendek membulat dan lubang hidung besar. 

Matanya berukuran sedang dengan pupil coklat tua dan bulat. Kulitnya berwarna coklat terang hingga sedang untuk yang dewasa, sementara yang masih remaja cenderung berwarna coklat tua.

Kalau kita perhatikan lebih detail, kobra Filipina memiliki 23-27 baris sisik di sekitar leher, dan 21 baris sisik tepat di atas bagian tengah tubuh. Ada juga 182-193 sisik ventral dan 36-49 sisik subcaudal, dengan pasangan basal yang kadang tidak terbagi

Habitat Kobra Filipina

Pulau Luzon
Potret Habitat Ular Kobra Filipina, Pulau Luzon. Sumber: via traveltriangle.com

Sobat Suka Fakta, ular ini kebanyakan hidup di wilayah utara Filipina. Kamu bisa menemukan mereka di pulau-pulau seperti Luzon, Mindoro, Catanduanes, dan Masbate. 

Ada kemungkinan mereka juga ada di pulau-pulau tetangga lainnya, tapi ini masih perlu konfirmasi lebih lanjut. Misalnya, ada laporan tentang keberadaan mereka di pulau Calamianes dan Palawan, namun hal ini belum bisa dipastikan.

Habitat kobra Filipina cukup beragam. Mereka bisa ditemukan di dataran rendah, kawasan hutan, ladang terbuka, padang rumput, hutan lebat, ladang pertanian, dan bahkan di pemukiman manusia. 

Mereka sangat menyukai air, sehingga sering ditemukan dekat dengan kolam, sungai, atau genangan air besar. Jadi, kalau Sobat Suka Fakta sedang berpetualang di wilayah-wilayah ini, jangan lupa selalu waspada ya!

Makanan Kobra Filipina

Tikus
Potrer Makanan Favorit Ular Filipina, Tikus. Sumber: IST

Berlanjut ke pola makan, kobra Filipina adalah karnivora sejati. Makanan favorit mereka adalah mamalia kecil seperti mencit dan tikus kecil. Selain itu, mereka juga memakan katak, ular lain, kadal kecil, telur, dan kadang-kadang burung kecil jika ada kesempatan.

Sobat Suka Fakta, meskipun kobra Filipina adalah predator yang menakutkan, mereka juga memiliki musuh, lho. Predator alami kobra Filipina antara lain manusia, burung pemangsa, king kobra, dan luwak. 

Tikus besar yang pernah digigit ular ini dan mampu melawan sering kali juga bisa menjadi ancaman. Meskipun pada akhirnya tikus tersebut menyerah pada bisa kobra, namun sering kali mereka berhasil melukai kobra Filipina dengan gigitan atau cakaran yang bisa berakibat fatal, seperti mencungkil mata atau menyebabkan infeksi.

Racun Kobra Filipina Sangat Berbahaya

Racun Kobra Filipina
Potret semburan racun Ular Filipina. Sumber: idntimes.com

Sobat Suka Fakta, racun ular ini termasuk salah satu yang paling berbahaya di antara semua spesies kobra. Racun mereka adalah neurotoksin postsinaptik, yang mempengaruhi fungsi pernapasan dan dapat menyebabkan neurotoksisitas serta kelumpuhan pernapasan.

Racun ini bekerja dengan cara mengganggu transmisi sinyal saraf dengan mengikat sambungan neuromuskular di dekat otot. Menurut penelitian, racun kobra Filipina murni bersifat neurotoksik tanpa komponen nekrotikans atau cardiotoxin. 

Ular ini mampu meludahkan racunnya dengan akurat hingga jarak 3 meter (9,8 kaki). Gejala gigitan kobra Filipina bisa termasuk sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, diare, pusing, dan kesulitan bernapas. 

Dalam sebuah penelitian terhadap 39 pasien yang terkena racun ular kobra Filipina, 38 kasus menunjukkan neurotoxicity yang dominan. Kegagalan pernapasan total terjadi pada 19 pasien, dan dalam tiga kasus, apnea terjadi hanya dalam waktu 30 menit setelah gigitan. 

Sementara dua pasien lainnya meninggal dunia. Di mana keduanya hampir mati saat tiba di rumah sakit. Ini menunjukkan betapa cepat dan mematikannya racun kobra Filipina.

Kobra Filipina Aktif di Malam Hari

Ular Kobra Filipina
Potret Ular Filipina. Sumber: inaturalist.org

Ular ini sebagian besar hidup di darat (terestrial) dan dikenal sebagai pemangsa penyergap. Mereka sangat cepat dan lincah, sehingga bisa menyerang mangsanya dengan kecepatan luar biasa dari tempat persembunyiannya. 

Kobra Filipina aktif pada malam hari dan sering bersembunyi di liang, lubang, batu, dan di bawah tumbuh-tumbuhan pada siang hari yang panas. Ular ini hidup menyendiri dan hanya berkumpul untuk kawin. 

Ketika terancam, kobra Filipina akan mengangkat tubuh bagian depannya dan mengeluarkan tudungnya untuk menakut-nakuti musuh. Jika ini tidak berhasil, mereka akan menyemburkan racunnya atau menyerang dengan gigitan. Jadi, jangan pernah mengganggu ular ini jika kamu melihatnya di alam liar, Sobat Suka Fakta.

Cara Kobra Filipina Berkembang Biak

Kobra Filipina
Potret Telur dari Ular Kobra Filipina. Sumber: venomland.forumotion.com

Kobra Filipina memiliki kebiasaan kawin yang menarik. Musim kawin ular ini berlangsung sepanjang tahun, jadi mereka tidak memiliki musim kawin khusus. 

Setelah kawin, betina akan bertelur antara 10 hingga 20 butir. Masa inkubasi telur ini sekitar 70-90 hari. Saat menetas, anak-anak ular sudah mandiri dan mampu mengurus dirinya sendiri sejak lahir.

Betina kobra Filipina cenderung sangat protektif terhadap telurnya. Mereka akan menjaga sarangnya dengan agresif untuk melindungi telur-telur tersebut dari predator. Setelah telur menetas, anak-anak ular akan segera mencari makanan sendiri dan memulai hidup mereka sebagai predator kecil yang lincah.

Status Populasi dan Konservasi Kobra Filipina

Pembangunan gedung
Ilustrasi Pembangunan gedung. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, mari kita lihat bagaimana kondisi populasi kobra Filipina saat ini. Menurut Daftar Merah IUCN, kobra Filipina diklasifikasikan sebagai spesies yang Hampir Terancam (Near Threatened). 

Ini berarti jumlah mereka di alam liar semakin menurun dan mendekati kategori terancam punah. Beberapa faktor utama yang mengancam populasi kobra Filipina adalah perusakan habitat dan perburuan liar.

Habitat mereka sering kali dihancurkan untuk pertanian dan pembangunan, sehingga ular-ular ini kehilangan tempat tinggal alaminya. Selain itu, mereka sering diburu untuk perdagangan makanan eksotik dan perdagangan hewan peliharaan. Tidak jarang juga mereka dibunuh oleh manusia karena dianggap sebagai ancaman.

Oleh karena itu, untuk melindungi kobra Filipina, beberapa langkah konservasi perlu dilakukan. Salah satunya adalah program penyadaran untuk mengurangi tingkat penganiayaan terhadap ular ini. 

Pengendalian dan penegakan peraturan untuk mengatur perdagangan pangan eksotik juga penting. Selain itu, kobra Filipina mungkin juga ditemukan di beberapa kawasan lindung yang bisa memberikan perlindungan tambahan.

Fakta Menarik Kobra Filipina yang Jarang Diketahui

 Ular Kobra Filipina
Potret Ular Kobra Filipina. Sumber: projectnoah.org

Sekarang, mari kita bahas beberapa fakta menarik tentang kobra Filipina yang mungkin belum Sobat Suka Fakta ketahui:

  • Nama Lokal: Di daerah asalnya, kobra Filipina disebut ulupong dalam bahasa Tagalog, carasaen dalam bahasa Ilocano, dan agawason dalam bahasa Cebuano-Bisaya.
  • Pengaturan Dosis Racun: Kobra ini dapat mengukur dan menyesuaikan dosis bisa yang mereka keluarkan berdasarkan ukuran dan jarak relatif dari targetnya, untuk memastikan potensi racun setinggi mungkin.
  • Ular Berbisa Paling Mematikan: Meskipun nilai toksisitas racunnya bisa sangat bervariasi, kobra Filipina dianggap memiliki salah satu racun paling beracun di antara semua spesies Naja (kobra).
  • Pemangsa Ular Lain: Selain mamalia kecil dan katak, kobra Filipina juga memakan ular lain, termasuk remaja king kobra.

Itulah beberapa fakta menarik tentang kobra Filipina. Menakjubkan, bukan?! Dengan mengetahui lebih banyak tentang ular ini, kita bisa lebih memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi spesies yang unik ini.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, kita sudah menjelajahi berbagai aspek menarik tentang kobra Filipina, salah satu ular paling mematikan di dunia. Fakta-fakta menarik yang telah kita bahas menambah wawasan tentang kobra Filipina, seperti kemampuan mereka menyemburkan racun dan mengatur dosis racun yang dikeluarkan. 

Semua informasi ini menunjukkan betapa pentingnya peran ular ini dalam ekosistem dan pentingnya menjaga keberadaan mereka. Sobat Suka Fakta, dengan memahami lebih dalam tentang kobra Filipina, kita bisa lebih menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya konservasi. 

Mari kita terus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mengedukasi diri kita tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Teruslah penasaran dan selalu cari tahu fakta-fakta menarik lainnya!

Terima kasih sudah mengikuti artikel ini sampai akhir. Sampai jumpa di artikel berikutnya, Sobat Suka Fakta!

REFERENSI

  • Wikipedia Contributors. “Philippine cobra.” Wikipedia, The Free Encyclopedia. Wikipedia, The Free Encyclopedia, last modified June 3, 2024. https://en.wikipedia.org/wiki/Philippine_cobra.
  • Animalia.bio Contributors. “Philippine Cobra.” Animalia.bio. Accessed June 3, 2024. https://animalia.bio/index.php/philippine-cobra?property=64.
  • Citizendium Contributors. “Philippine cobra.” Citizendium. Accessed June 3, 2024. https://en.citizendium.org/wiki/Philippine_cobra#:~
  • =The%20Philippine%20cobra%20is%20a,but%20this%20is%20exceptionally%20rare.
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *