Fakta Unik

Ular Bullsnake, Ular Besar dan Panjang yang Tidak Berbisa 

52
×

Ular Bullsnake, Ular Besar dan Panjang yang Tidak Berbisa 

Sebarkan artikel ini
Ular bullsnake,
Ular bullsnake, Ular besar dan panjang yang tidak berbisa. Sumber: Dok. inaturalist.org

Hai, Sobat Suka Fakta! Pernah dengar tentang ular bullsnake? Ular yang satu ini mungkin belum sepopuler ular derik atau kobra, tapi jangan salah, mereka punya banyak keunikan yang menarik banget buat kita bahas. 

Ular bullsnake atau ular banteng adalah salah satu ular terbesar dan terpanjang di Amerika Utara yang nggak berbisa. Meskipun ukurannya yang besar bisa bikin ciut, sebenarnya mereka sangat menarik dan nggak berbahaya, kok! 

Nah, dalam artikel ini kita akan jalan-jalan mengenal lebih dalam tentang ular bullsnake, mulai dari klasifikasi ilmiahnya, kebiasaan, sampai habitatnya. Yuk, kita mulai petualangan kita untuk mengenal lebih dekat hewan yang keren ini!

Klasifikasi Ilmiah Ular Bullsnake

Sobat Suka Fakta, mari kita mulai dengan mengenal lebih dalam tentang klasifikasi ilmiah ular bullsnake. Lalu, mengapa disebut ular banteng? Nama ini berasal dari suara desisan keras dan serak yang dikeluarkan oleh ular tersebut saat terkejut, yang terdengar seperti dengusan banteng. Ular ini termasuk dalam keluarga Colubridae yang merupakan keluarga ular terbesar dan paling beragam di dunia. Jadi, bisa dibilang mereka ini punya banyak saudara, lho!

  • Domain: Eukariota
  • Kerajaan: Hewan
  • Divisi: Chordata
  • Kelas: Reptilia
  • Ordo: Squamata
  • Subordo: Ular
  • Keluarga: Colubridae
  • Genus: Pituophis
  • Spesies: P. catenifer
  • Subspesies: P. c. sayi

Asal Usul Nama Ular Bullsnake

Thomas say.
Potret Natiralis Amerika serikat, Thomas Say. Sumber: Dok. amphilsoc.org

Nah, Sobat Suka Fakta, sekarang kita bahas soal nama ular ini. Nama “bullsnake” mungkin terdengar keren dan gagah, tapi tahukah kamu asal-usulnya?

Jadi, nama sub spesifiknya adalah sayi, diambil dari nama seorang naturalis Amerika bernama Thomas Say. Jadi, nama ular ini diberikan sebagai penghormatan kepada beliau. Menarik, kan?!

Di Meksiko, ular bullsnake dikenal dengan nama cincuate. Nama ini berasal dari bahasa Náhuatl yang terdiri dari dua kata, yaitu sentli yang berarti jagung dan coatl yang berarti ular. Nama ini sangat menggambarkan habitat dan kebiasaan ular bullsnake di daerah sana.

Asal Usul Ular Bullsnake

Saskatchewan
Potret Kota Saskatchewan Amerika serikat bagian tengah. Sumber: Dok. travel.destinationcanada.com

Sekarang, mari kita lanjut ke tempat tinggal si ular bullsnake. Sobat Suka Fakta, ular ini punya rumah yang sangat luas, lho! Mereka bisa ditemukan di seluruh Great Plains dan sebagian besar wilayah Amerika Serikat bagian barat tengah.

Ular bullsnake bisa ditemukan di Saskatchewan dan Alberta di Kanada bagian selatan, hingga Nuevo León dan Tamaulipas di Meksiko. Di Amerika Serikat sendiri, ular ini tersebar di banyak negara bagian seperti Colorado, Illinois, Indiana, Iowa, Kansas, Minnesota, Missouri, Montana, Nebraska, New Mexico, North Dakota, Oklahoma, South Dakota, Texas, Utah, Wisconsin, dan Wyoming.

Cukup banyak, kan?! Jadi, kalau kamu kebetulan jalan-jalan ke wilayah-wilayah tersebut, jangan kaget kalau bertemu dengan ular bullsnake ini. Mereka tersebar luas dan beradaptasi dengan baik di berbagai habitat.

Ciri Khas Ular Bullsnake

 Ular Bullsnake
Potret Ular Bullsnake. Sumber: A-z-animals.com

Sobat Suka Fakta, sekarang kita masuk ke bagian yang seru nih, yaitu deskripsi fisik dari ular bullsnake. Ular ini memang keren dan unik banget!

Ular bullsnake dewasa rata-rata memiliki panjang sekitar 4 hingga 6 kaki (1,2 hingga 1,8 meter), tapi ada juga yang bisa mencapai panjang 8 kaki 4 inci (2,5 meter). Kebayang kan, betapa panjangnya ular ini?! Selain panjang, berat mereka juga bisa mencapai 1 hingga 1,5 kilogram, bahkan ada yang bisa mencapai 4,5 kilogram.

Warna tubuh ular bullsnake biasanya kuning dengan bercak coklat, putih, hitam, atau kadang kemerahan. Pola bercaknya juga cukup unik, berupa bercak besar di bagian atas, tiga set bintik di bagian samping, dan garis hitam di bagian ekor. Menariknya lagi, ada variasi warna lain seperti albino dan putih.

Kalau Sobat Suka Fakta perhatikan lebih dekat, kepala ular bullsnake berwarna karamel terang atau kekuningan dengan beberapa bintik gelap, dan ada pita coklat tua yang melintasi moncongnya tepat di depan mata. Jadi, kalau ketemu ular dengan ciri-ciri ini, kemungkinan besar itu adalah ular bullsnake.

Makanan Favorit Ular Bullsnake

Ular bullsnake
Potret makanan dari Ular bullsnake, Tikus. Sumber: IST

Selanjutnya, kita akan bahas tentang apa saja makanan ular bullsnake ini. Sobat Suka Fakta, ular bullsnake adalah pemangsa yang sangat tangguh dan mereka punya menu makanan yang cukup beragam, lho.

Makanan utama ular bullsnake adalah mamalia kecil seperti tikus, mencit, dan tupai tanah. Selain itu, mereka juga memakan burung yang bersarang di tanah, telur burung, dan kadal. Ular bullsnake dewasa sangat mahir memanjat, sehingga mereka bisa menyerang sarang burung di atas pohon untuk memakan anak burung atau bahkan induknya.

Menariknya, ular bullsnake remaja punya menu makanan yang sedikit berbeda. Mereka lebih sering memakan kadal kecil, katak, dan bayi tikus. Jadi, saat masih muda, ular bullsnake punya pola makan yang cukup fleksibel.

Oh iya, ada juga mitos yang mengatakan bahwa ular bullsnake kadang memakan ular derik. Meskipun hal ini jarang terjadi, tapi memang ada laporan tentang kejadian seperti itu.

Perilaku Ular Bullsnake

Ular Bullsnake
Potret Ular Bullsnake. Sumber: Dok. livesinnature.com

Sekarang, mari kita bahas tentang perilaku ular bullsnake. Sobat Suka Fakta, meskipun ular ini bisa terlihat menakutkan, sebenarnya mereka punya perilaku yang menarik sekaligus kompleks, lho.

Ketika merasa terancam, ular bullsnake akan mengambil langkah defensif. Pertama-tama, mereka akan diam dan tidak bergerak. Kalau ancaman terus mendekat, mereka akan mencoba kabur secepat mungkin. Lucu, ya?!

Tapi, kalau tidak bisa kabur, ular bullsnake akan berdiri tegak, mengangkat kepala dan lehernya, serta mendesis keras. Mereka juga bisa menggetarkan ekornya, meniru suara ular derik untuk menakuti predator.

Ular bullsnake sering disalahartikan sebagai ular derik karena pola warna dan perilaku defensif mereka. Ular ini juga mengadopsi postur tubuh “kurva S” seperti ular derik dan meratakan kepala mereka menyerupai bentuk segitiga yang khas dari ular berbisa. 

Selain itu, ular bullsnake bisa menjadi cukup defensif saat dipegang, terutama ular yang baru ditangkap dari alam liar. Tapi, dengan penanganan yang hati-hati dan waktu yang tepat, mereka bisa menjadi lebih jinak dan terbiasa dengan manusia. 

Beberapa ular bullsnake yang baru ditangkap dari alam liar bahkan dikenal cukup tenang dan menjadi favorit untuk presentasi edukasi karena ukurannya yang besar dan penampilannya yang mengesankan.

Siklus Reproduksi Ular Bullsnake

Ular bullsnake
Potret anak Ular bullsnake, Sumber: wikimedia.org/Patrick Alexander

Sobat Suka Fakta, ular bullsnake mulai kawin sekitar bulan Maret atau April, tergantung pada lokasi mereka. Proses perkawinan ini biasanya terjadi segera setelah mereka keluar dari hibernasi. Yup! Ular ini juga hibernasi saat musim dingin, lho!

Setelah kawin, betina akan bertelur pada bulan April, Mei, atau Juni. Jumlah telurnya bervariasi, bisa antara 5 hingga 22 butir. Mereka biasanya mencari tempat yang aman dan lembap untuk bertelur, seperti di pasir atau kawasan aman lainnya. Telur-telur ini kemudian dibiarkan menetas tanpa ada perlindungan dari induknya.

Telur ular bullsnake berbentuk elips, kasar, dan lengket, dengan ukuran panjang sekitar 70 mm. Bayi-bayi ular bullsnake akan menetas pada bulan Agustus atau September, dengan panjang tubuh sekitar 20-46 cm saat lahir. Warnanya cenderung keabu-abuan sampai mereka mengalami pergantian kulit pertama.

Habitat Ular Bullsnake 

Ular bullsnake
Potret Padang Rumput habitat Ular bullsnake. Sumber: IST

Nah, Sobat Suka Fakta, sekarang mari kita bahas tentang habitat ular bullsnake. Ular ini cukup fleksibel dalam memilih tempat tinggal mereka dan bisa beradaptasi dengan berbagai lingkungan, lho.

Ular bullsnake menyukai padang rumput dan padang terbuka dengan sedikit pohon. Mereka sering ditemukan di ladang pertanian, tebing, dan daerah berbatu. Studi menunjukkan bahwa ular bullsnake lebih suka tempat dengan ruang terbuka di antara pepohonan dan tidak terlalu suka dengan hutan yang berkanopi tertutup.

Mereka juga sering tinggal di dekat lahan pertanian karena banyaknya mangsa seperti tikus dan hewan pengerat lainnya. Jadi, bisa dibilang ular bullsnake ini adalah sahabat petani karena bisa membantu mengendalikan populasi hama.

Selain itu, ular bullsnake juga bisa ditemukan di sekitar areal peternakan dan bahkan taman kota. Mereka cukup pandai beradaptasi dengan perubahan habitat dan bisa hidup di berbagai lingkungan yang berbeda.

Ancaman Ular Bullsnake

Ular bullsnake.
Potret Ular bullsnake. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, sekarang mari kita lihat tantangan yang dihadapi oleh ular bullsnake. Meskipun populasi ular ini cukup banyak dan tersebar luas di berbagai wilayah, tapi mereka tetap menghadapi beberapa ancaman yang serius, lho. 

Di Kanada, ular bullsnake dianggap sebagai spesies yang “menjadi perhatian khusus” karena hilangnya habitat dan kematian di jalan raya. Hilangnya habitat alami mereka karena pembangunan dan urbanisasi menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup ular ini.

Di Amerika Serikat, populasi ular bullsnake dianggap “aman” oleh NatureServe dan IUCN (Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam). Namun, ini tidak berarti mereka bebas dari ancaman. Kematian di jalan raya dan pengumpulan ular untuk perdagangan hewan peliharaan juga bisa menjadi masalah. 

Jadi, Sobat Suka Fakta, penting bagi kita untuk mendukung upaya konservasi dan menjaga habitat alami ular bullsnake. Dengan begitu, kita bisa memastikan bahwa ular unik ini tetap ada dan bisa terus kita pelajari dan kagumi.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, setelah mengupas tuntas tentang ular bullsnake, kita bisa melihat betapa menarik dan uniknya ular ini. Ular bullsnake adalah salah satu ular terbesar dan terpanjang di Amerika Utara yang tidak berbisa. Meskipun ukurannya bisa membuat ciut nyali, ular ini sebenarnya memiliki peran penting dalam ekosistem sebagai pengendali populasi hama. 

Dengan rentang geografis yang luas dari Kanada hingga Meksiko, ular bullsnake menunjukkan adaptasi yang luar biasa terhadap berbagai habitat. Mereka bisa hidup di padang rumput, tebing, ladang pertanian, dan bahkan taman kota. 

Namun, ular bullsnake juga menghadapi tantangan konservasi seperti hilangnya habitat dan kematian di jalan raya. Meskipun status konservasi mereka relatif aman di Amerika Serikat, tapi penting bagi kita untuk mendukung upaya-upaya konservasi guna melindungi mereka. 

Jadi, Sobat Suka Fakta, mari kita hargai dan lindungi ular bullsnake. Semoga artikel ini menambah wawasan kamu tentang ular bullsnake. Terima kasih sudah membaca sampai akhir! Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu agar mereka juga tahu betapa menariknya ular bullsnake!

REFERENSI

Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *