Misteri

Mengenal Fort Rotterdam, Benteng Peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo

94
×

Mengenal Fort Rotterdam, Benteng Peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo

Sebarkan artikel ini
Fort Rotterdam.
Fakta & Mitos Tentang Fort Rotterdam. Sumber: IST

Halo, Sobat Suka Fakta! Gimana kabarnya? Kali ini, kita bakal ngobrolin sesuatu yang super seru, terutama buat kalian yang doyan sejarah dan cerita-cerita mistis. Penasaran nggak sih dengar mitos atau fakta Fort Rotterdam? Benteng satu ini nggak cuma benteng tua biasa, lho. Di balik dinding kokohnya, ada segudang cerita dari yang bikin kagum sampai yang bikin merinding!

Fort Rotterdam itu bukan cuma saksi bisu sejarah panjang Makassar, tapi juga pusat kegiatan seru anak muda zaman sekarang. Nah, kenapa sih benteng ini wajib banget kita bahas? Karena Fort Rotterdam punya banyak fakta dan kisah mistis yang bikin kita penasaran. Dari cerita Sultan Hasanuddin yang legendaris sampai kisah-kisah hantu yang bikin bulu kuduk berdiri, semuanya ada di sini!

Jadi, siap-siap ya buat perjalanan seru kita ke masa lalu dan dunia mistis di Fort Rotterdam. Bakal ada banyak cerita menarik dan fakta Fort Rotterdam yang seru untuk kita bahas. Yuk, langsung aja kita mulai perjalanan ini dan gali lebih dalam tentang tempat ikonik di Makassar ini!

Fakta-Fakta Fort Rotterdam

 fakta fort rotterdam
Potret Fort Rotterdam. Sumber: IST

Halo Sobat Suka Fakta! Saatnya kita masuk ke bagian yang penuh dengan informasi keren tentang Fort Rotterdam. Benteng ini gak cuma bersejarah, tapi juga penuh dengan fakta menarik yang wajib kamu tahu. Yuk, simak fakta-fakta seru tentang Fort Rotterdam berikut ini!

1. Dibangun pada Tahun 1545 

Siapa yang membangun Benteng Fort Rotterdam? Fort Rotterdam pertama kali dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa X, I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung yang juga dikenal dengan nama Karaeng Tunipalangga Ulaweng. Awalnya, benteng ini dibangun dari tanah liat sebelum akhirnya direnovasi menggunakan batu bata.

2. Nama Aslinya Benteng Jumpandang 

Sebelum dikenal sebagai Fort Rotterdam, benteng ini bernama Benteng Jumpandang. Nama ini berasal dari lokasi geografis benteng yang berada di pesisir pantai yang banyak ditumbuhi pohon pandan.

3. Pengasingan dan Wafatnya Pangeran Diponegoro 

Salah satu fakta paling bersejarah adalah bahwa Pangeran Diponegoro diasingkan ke Fort Rotterdam setelah ditangkap oleh Belanda. Beliau wafat di benteng ini pada tanggal 8 Januari 1855. Fort Rotterdam menjadi saksi bisu akhir hidup sang pahlawan.

4. Lokasi Kegiatan Anak Muda 

Sekarang, Fort Rotterdam bukan cuma tempat wisata sejarah, tapi juga pusat berbagai kegiatan anak muda. Mulai dari Makassar International Writers Festival, acara musik, hingga festival kuliner sering diadakan di sini. Benteng ini juga jadi tempat favorit buat foto prewedding dan syuting film!

5. Lima Bastion dengan Nama Khas Indonesia 

Fort Rotterdam memiliki lima bastion yang masing-masing punya nama khas Indonesia:

  • Bastion Bone di sebelah barat.
  • Bastion Bacan di sudut barat daya.
  • Bastion Buton di sudut barat laut.
  • Bastion Mandarsyah di sudut timur laut.
  • Bastion Amboina di sudut tenggara. Bastion-bastion ini bukan cuma bagian dari pertahanan benteng, tapi juga menambah nilai historis dan arsitekturnya.

6. Bentuk Unik Menyerupai Penyu 

Salah satu hal paling menarik tentang Fort Rotterdam adalah bentuknya yang menyerupai penyu. Apa makna bangunan Benteng Rotterdam berbentuk penyu? Bentuk ini dipilih karena penyu melambangkan pertahanan darat dan maritim yang kuat, sangat sesuai dengan karakter Kerajaan Gowa-Tallo pada masa itu.

7. Landmark Terkenal di Makassar 

Fort Rotterdam adalah salah satu landmark paling terkenal di Makassar. Benteng ini sering menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Dengan arsitektur yang megah dan sejarah yang kaya, benteng ini selalu menarik untuk dikunjungi.

8. Dinding dengan Ukuran Berbeda 

Dinding Fort Rotterdam memiliki ukuran yang berbeda-beda di setiap sisinya:

  • Dinding bagian barat: panjang 225 meter.
  • Dinding bagian utara: panjang 164 meter.
  • Dinding bagian timur: panjang 193,20 meter.
  • Dinding bagian selatan: panjang 155,35 meter. Dinding-dinding ini tidak hanya berfungsi sebagai pertahanan, tapi juga menjadi bagian penting dari keunikan arsitektur benteng ini.

9. Pengaruh Arsitektur Belanda 

Setelah dikuasai oleh Belanda, Fort Rotterdam mengalami banyak perubahan, termasuk dalam gaya arsitektur. Benteng ini banyak mengadopsi gaya arsitektur Belanda yang terlihat dari bangunan-bangunan kolonial di dalamnya.

10. Destinasi Wisata Sejarah dan Horor 

Selain menjadi destinasi wisata sejarah, Fort Rotterdam juga populer di kalangan pecinta wisata horor. Banyak cerita mistis yang beredar tentang benteng ini, termasuk penampakan hantu tentara Belanda dan arwah-arwah korban pembantaian masa lalu.

Mitos dan Legenda di Fort Rotterdam

Fort Rotterdam
Potret film Sumiati. Sumber: Twitter.com/PosterFilmID

Siapa di sini yang suka cerita horor dan mistis? Nah, bagian ini cocok banget buat kalian. Fort Rotterdam nggak cuma kaya sejarah, tapi juga penuh dengan mitos dan legenda yang bikin bulu kuduk berdiri. Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Hantu Tentara Belanda

Fort Rotterdam terkenal dengan berbagai cerita hantu yang beredar di kalangan pengunjung dan penduduk setempat. Salah satu yang paling terkenal adalah cerita tentang hantu tentara Belanda. Banyak yang percaya bahwa arwah tentara-tentara Belanda yang tewas di sini masih “mengawasi” benteng ini. Sosok bayangan berpakaian militer Belanda sering kali dilaporkan terlihat di malam hari. Serem, kan?

2. Kisah Sumiati 

Selain hantu tentara Belanda, ada juga cerita tentang seorang wanita bernama Sumiati. Konon, Sumiati adalah korban pemerkosaan yang kemudian bunuh diri dengan cara gantung diri di benteng ini. Arwahnya dipercaya masih bergentayangan, dan kisah ini menambah nuansa mistis di Fort Rotterdam. Karena kejadian ini, pengunjung sering disarankan untuk tidak mengenakan pakaian merah, warna yang dikenakan oleh pelaku.

3. Kuntilanak di Taman Bunga 

Taman bunga di dalam kompleks benteng juga disebut-sebut sebagai tempat berkumpulnya kuntilanak. Makhluk halus dalam mitologi Indonesia ini sering dikabarkan muncul di sini, lengkap dengan suara tangisan bayi atau tawa ganjil yang bikin merinding. Banyak pengunjung yang mengaku mendengar suara-suara aneh ini saat malam hari.

4. Pocong di Terowongan 

Terowongan di dalam benteng juga menjadi subjek banyak cerita mistis. Pocong, makhluk mistis berbalut kain kafan, sering kali dikabarkan muncul di terowongan ini pada malam hari. Terowongan ini dulunya digunakan sebagai tempat interogasi dan eksekusi, menambah kesan angker di tempat ini.

5. Acara Paranormal 

Karena reputasinya yang angker, Fort Rotterdam sering dijadikan lokasi untuk acara-acara paranormal. Banyak komunitas paranormal yang datang ke sini untuk mengadakan uji nyali atau sekadar meneliti fenomena mistis yang ada. Bagian-bagian benteng yang dianggap paling angker, seperti terowongan dan tempat interogasi, sering dijadikan fokus utama dalam acara-acara ini.

Pengaruh Mitos dalam Menarik Wisatawan 

Wisatawan Fort Rotterdam
Potret wisatawan Fort Rotterdam. Sumber: arsytours.com

Mitos dan legenda tentang Fort Rotterdam ternyata juga punya sisi positif, lho. Cerita-cerita seram ini justru menarik banyak wisatawan yang penasaran dan ingin merasakan langsung suasana mistis di benteng ini. Wisata horor menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat Fort Rotterdam selalu ramai pengunjung.

Kesimpulan

Fort Rotterdam merupakan benteng bersejarah yang dibangun pada tahun 1545 oleh Kerajaan Gowa-Tallo dan kemudian diubah oleh Belanda. Benteng ini memiliki struktur unik dengan lima bastion dan bentuk yang menyerupai penyu, simbol dari pertahanan darat dan maritim yang kokoh.

Selain sejarahnya yang kaya, Fort Rotterdam juga dikenal dengan cerita mistisnya. Kisah tentang arwah tentara Belanda, hantu Sumiati, dan berbagai fenomena gaib lainnya menambah daya tarik mistis benteng ini. Cerita-cerita ini menjadikan Fort Rotterdam sebagai destinasi wisata horor yang populer di kalangan wisatawan.

Kini, Fort Rotterdam tidak hanya menjadi situs sejarah, tetapi juga pusat berbagai kegiatan anak muda. Acara seperti Makassar International Writers Festival, festival musik, dan kegiatan mahasiswa sering diadakan di sini, menjadikan benteng ini tempat yang hidup dan dinamis.

Secara keseluruhan, Fort Rotterdam adalah perpaduan antara sejarah, budaya, dan kisah mistis yang menarik. Benteng ini tidak hanya penting bagi sejarah Makassar, tetapi juga menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi dan dieksplorasi, baik dari sisi sejarah maupun mistisnya.

REFERENSI

  • Makassar Tribunnews. (2020). Fakta-fakta Fort Rotterdam, dari Kisah Mistis hingga Jadi Pusat Kegiatan Anak Muda Makassar. Diakses dari https://makassar.tribunnews.com/2020/02/03/fakta-fakta-fort-rotterdam-dari-kisah-mistis-hingga-jadi-pusat-kegiatan-anak-muda-makassar
  • Liputan6. (2023). Kisah di Balik Angkernya Benteng Fort Rotterdam Makassar. Diakses dari https://www.liputan6.com/regional/read/5372814/kisah-di-balik-angkernya-benteng-fort-rotterdam-makassar
  • Kabar Makassar. (2023). Mengungkap Mitos Hantu Penunggu di Benteng Fort Rotterdam Makassar. Diakses dari https://www.kabarmakassar.com/news/mengungkap-mitos-hantu-penunggu-di-benteng-fort-rotterdam-makassar
  • IDN Times. (2023). 5 Fakta Menarik Benteng Rotterdam Makassar yang Bersejarah. Diakses dari https://www.idntimes.com/travel/destination/siti-raodhatul-ummah/punya-filosofi-ini-5-fakta-menarik-benteng-fort-rotterdam-makasar
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *