Fakta Dunia

Ciri-Ciri Planet Venus, 1 Hari Lebih Lama Dibanding 1 Tahun

64
×

Ciri-Ciri Planet Venus, 1 Hari Lebih Lama Dibanding 1 Tahun

Sebarkan artikel ini
Venus,
Kenali Venus, Planet Paling Panas di Tata Surya. Sumber: IST

Halo, Sobat Suka Fakta! Setelah sebelumnya kita membahas soal planet Jupiter dan planet Roxs 42 Bb, kini saatnya kita beralih ke planet Venus, planet paling panas di tata surya kita.Taukah kamu kalau Venus disebut sebagai planet saudara Bumi?

Uniknya lagi, nama planet ini diambil dari nama dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Romawi. Sementara dalam mitologi Yunani, planet ini dikenal sebagai Aphrodite. Nama yang cantik ini sangat cocok mengingat Venus adalah salah satu objek paling terang di langit malam, setelah Matahari dan Bulan. 

Keindahannya itu membuatnya tampak menawan, namun di balik penampilannya yang menawan, tersembunyi kondisi yang sangat ekstrem dan keras. Ya buktinya dia gak bisa dihuni kaya Bumi, kan?! Eh, Sob tapi ada banyak lagi ciri-ciri Venus selain cirinya yang sama kaya Bumi itu. Penasaran, kan?!

Nah, untuk menjawab penasaran itu, pastikan Sobat Suka Fakta baca sampai habis untuk menemukan fakta-fakta menarik tentang Venus yang mungkin belum kalian tahu. Yuk, langsung aja kita mulai petualangan antariksa ini!

Ciri-Ciri Planet Venus

1. Planet Kedua dari Matahari

ciri-ciri planet venus
Ilustrasi ukuran jarak planet dan matahari. Sumber: disdikbud.acehtengahkab.go.id

Mari kita mulai perjalanan di luar angkasa kita dengan mengenal posisi Venus di tata surya. Venus adalah planet kedua dari Matahari, berada di antara Merkurius dan Bumi. Meskipun bukan planet terbesar, tapi Venus menempati posisi keenam dalam hal ukuran di tata surya kita. 

Dengan diameter sekitar 12.104 km, Venus memiliki ukuran yang sangat mirip dengan Bumi, sehingga sering disebut sebagai “kembaran Bumi”. Namun, jangan tertipu dengan sebutan itu, karena Venus memiliki kondisi yang sangat berbeda dan jauh lebih ekstrem dibandingkan Bumi kita yang nyaman ini.

2. Rotasinya Berputar Berlawanan 

Rotasi Planet.
Ilustrasi Rotasi Planet. Sumber: alasan-kenapa.blogspot.com

Nah, Sobat Suka Fakta, salah satu hal yang membuat Venus benar-benar unik adalah rotasinya. Berbeda dengan planet-planet lain di tata surya, Venus memiliki rotasi retrograde. Ini berarti Venus berputar ke arah yang berlawanan dibandingkan dengan arah rotasi kebanyakan planet lain, termasuk Bumi. 

Jadi, kalau di Bumi matahari terbit di timur dan terbenam di barat, di Venus justru sebaliknya: matahari terbit di barat dan terbenam di timur. Ini benar-benar menakjubkan, bukan?

3. 1 Hari Lebih Lama dibanding 1 Tahun

Planet
Ilustrasi rotasi Planet-planet. Sumber: kompas.com

Nah Sob, yang lebih gila lagi, satu hari di Venus lebih lama daripada satu tahunnya! Venus memerlukan 243 hari Bumi untuk menyelesaikan satu putaran pada porosnya, tetapi hanya membutuhkan 225 hari Bumi untuk mengelilingi Matahari. Jadi, kalau kalian tinggal di Venus, kalian bisa merayakan ulang tahun sebelum satu hari penuh berlalu! 

Venus juga berada sekitar 108 juta kilometer dari Matahari, membuatnya menerima energi matahari dua kali lebih banyak dibandingkan Bumi. Hal ini sangat berkontribusi pada suhu ekstrem yang membuat Venus menjadi planet paling panas di tata surya.

4. Diselimuti Awan Asam Sulfat 

Karbon Dioksida
Potret Atmosfer Karbon Dioksida. Sumber: IST

Atmosfer Venus sangat tebal dan didominasi oleh karbon dioksida, yakni mencapai sekitar 96%, dengan sedikit nitrogen sekitar 3%. Awan tebal yang menyelimuti Venus bukan awan biasa seperti di Bumi, melainkan awan asam sulfat yang sangat korosif. 

Kombinasi ini menciptakan efek rumah kaca yang sangat ekstrem, menjebak panas di dalam atmosfer dan membuat suhu permukaan mencapai 471°C, cukup panas untuk melelehkan timah. Suhu ini menjadikan Venus sebagai planet paling panas di tata surya, bahkan lebih panas daripada Merkurius yang lebih dekat dengan Matahari.

5. Tekanan di Permukaannya 90 Kali Lebih Besar dari Bumi

Planet Venus.
Ilustrasi Permukaan Planet Venus. Sumber: antariksa.republika.co.id

Tekanan di permukaan Venus lebih dari 90 kali lipat dibandingkan tekanan di permukaan Bumi. Bayangkan, tekanan ini setara dengan berada 1.000 meter di bawah laut! Kondisi ini membuat Venus menjadi tempat yang sangat tidak bersahabat untuk kehidupan seperti yang kita kenal. 

Awan asam sulfat yang korosif juga menambah tantangan untuk eksplorasi lebih lanjut, tetapi justru inilah yang membuat penelitian tentang Venus menjadi sangat menarik dan penuh tantangan.

6. Dipenuhi Dataran Vulkanik dan Gunung Berapi

 Venus
Potret Permukaan Venus dipenuhi dataran vulkanik. Sumber: id.wikipedia.org

Permukaan Venus benar-benar ekstrem dan dipenuhi dengan keajaiban geologi. Planet ini didominasi oleh dataran vulkanik yang luas, yang dipenuhi oleh ribuan gunung berapi. Beberapa gunung berapi ini bahkan masih aktif hingga sekarang. 

Gunung-gunung berapi ini memiliki lebar yang bervariasi, mulai dari 0,5 hingga 150 mil. Sekitar dua pertiga permukaan Venus ditutupi oleh dataran datar yang halus, sementara sepertiga lainnya adalah pegunungan dan formasi geologi yang menakjubkan.

7. Memiliki Coronae dan Tesserae

 Coronae
Potret Coronae dan Tesserae. Sumber: merdeka.com

Salah satu fitur geologi paling menarik di Venus adalah coronae, struktur berbentuk cincin dengan lebar antara 95 hingga 1.300 mil, yang kemungkinan besar terbentuk oleh aktivitas vulkanik di bawah permukaan. 

Selain itu, terdapat juga tesserae, area yang ditinggikan dengan punggung bukit dan lembah yang saling berpotongan. Permukaan yang sangat kering ini disebabkan oleh air yang menguap akibat sinar ultraviolet dari Matahari, membuat kondisi planet ini sangat panas dan kering.

Ada Tanda-Tanda Kehidupan di Planet Venus

Fosfin.
Ilustrasi Fosfin. Sumber: news.detik.com

Nah, Sobat Suka Fakta, meskipun kondisi di permukaan Venus sangat ekstrem dan tidak bersahabat untuk kehidupan seperti yang kita kenal, tapi ada penemuan yang mengejutkan pada tahun 2020. Para ilmuwan menemukan fosfin di atmosfer Venus. 

Fosfin adalah senyawa kimia yang di Bumi biasanya terkait dengan aktivitas mikroba. Penemuan ini memunculkan spekulasi bahwa mungkin ada kehidupan mikroba yang bertahan di awan Venus, di ketinggian di mana kondisi lebih bersahabat.

Meskipun penemuan fosfin ini sangat menarik, tapi masih banyak yang harus dipelajari dan dibuktikan. Hingga saat ini, tidak ada bukti langsung bahwa mikroba ada di atmosfer Venus. Namun, temuan ini telah membuka pintu untuk penelitian lebih lanjut dan misi eksplorasi baru yang akan mencoba mencari tanda-tanda kehidupan di Venus. 

Sobat Suka Fakta, meskipun kemungkinan kehidupan di Venus masih sangat spekulatif, namun penemuan ini menunjukkan bahwa Venus masih menyimpan banyak misteri yang menarik untuk diungkap.

Sejarah Misi-Misi Eksplorasi Planet Venus

satelit Venus
Potret satelit Venus Express (2005-2014). Sumber: science.nasa.gov

Sobat Suka Fakta, setelah kita memahami kondisi ekstrem di Venus, mari kita lihat bagaimana berbagai misi eksplorasi telah mencoba mengungkap misteri planet ini. Misi pertama yang berhasil mendekati Venus adalah Mariner 2 milik NASA pada tahun 1962. 

Mariner 2 berhasil mengirimkan data tentang suhu permukaan dan atmosfer Venus, membuka jalan bagi eksplorasi lebih lanjut. Pada tahun 1970, Uni Soviet juga mengirimkan Venera 7 yang menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di Venus dan mengirimkan data dari permukaannya. 

Kemudian, pada tahun 1989, NASA mengirimkan Magellan, pengorbit yang memetakan 98% permukaan Venus, memberikan gambaran rinci tentang fitur geologi planet ini. Pada tahun 2005 hingga 2014, misi Venus Express milik ESA mengorbit Venus selama delapan tahun, mempelajari atmosfernya dan menemukan bukti adanya petir di awan Venus.

Rencana Misi Eksplorasi Planet Venus 

 Davinci
Potret Davinci misi NASA. Sumber: en.wikipedia.org

Masa depan eksplorasi Venus juga sangat menjanjikan dengan beberapa misi yang sudah direncanakan. Misalnya misi NASA yang bernama DAVINCI+ yang merupakan singkatan dari Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble Gases, Chemistry and Imaging Plus. 

Misi ini akan menganalisis atmosfer Venus untuk mengetahui bagaimana atmosfer itu terbentuk dan berevolusi. Misi ini juga akan mencari tau kemungkinan adanya lautan di masa lalu Venus. Misi DAVINCI+ akan menjadi misi pertama yang dipimpin AS guna menyelidiki atmosfer Venus sejak 1978. 

Sementara itu, VERITAS atau Venus Emissivity, Radio Science, InSAR, Topography, and Spectroscopy, misi NASA lainnya, akan memetakan permukaan Venus dengan resolusi tinggi menggunakan radar untuk mengungkap lebih banyak tentang geologi planet ini.

Setiap misi NASA ini akan mendapat penghargaan sebesar USD500 juta untuk pengembangan dan akan dilaksanakan antara tahun 2028 dan 2030. ESA juga merencanakan misi EnVision yang akan mengorbit Venus untuk mempelajari interior planet dan aktivitas geologinya pada tahun 2030-an. 

Semua misi ini bertujuan untuk mengungkap lebih banyak tentang Venus, dari atmosfernya yang tebal hingga permukaannya yang penuh misteri, serta mencoba menjawab pertanyaan besar tentang apakah kehidupan pernah ada atau mungkin masih ada di Venus.

Planet Venus dalam Mitologi dan Karya Seni

 Edgar Rice Burroughs
Potret Edgar Rice Burroughs. Sumber: britannica.com

Sobat Suka Fakta, sejak zaman kuno, Venus telah menjadi inspirasi bagi banyak karya seni, mitologi, dan sastra. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dalam mitologi Romawi, Venus adalah dewi cinta dan kecantikan, dan namanya diabadikan untuk planet ini. Di Yunani kuno, planet ini dikenal sebagai Aphrodite, yang juga merupakan dewi cinta dan kecantikan. 

Homer, penulis terkenal dari “The Iliad” dan “The Odyssey”, menyebut Venus sebagai bintang terindah di langit. Nama-nama ini menggambarkan bagaimana orang-orang kuno melihat Venus sebagai sesuatu yang sangat indah dan menakjubkan.

Venus juga muncul dalam banyak karya sastra. Beberapa penulis terkenal yang terinspirasi oleh Venus antara lain Edgar Rice Burroughs dengan “Pirates of Venus” pada tahun 1934, Arthur C. Clarke dalam cerpen “Before Eden” tahun 1961, dan C.S. Lewis dalam  “Perelandra” pada tahun 1943.

Venus juga memiliki pengaruh besar dalam dunia seni dan musik. Banyak lagu dan karya seni yang terinspirasi oleh keindahan dan misteri planet ini. Misalnya, komposer Gustav Holst memasukkan Venus sebagai salah satu bagian dalam suite orkestra terkenalnya, “The Planets”. Bagian yang didedikasikan untuk Venus disebut “Venus, the Bringer of Peace”, yang menggambarkan planet ini sebagai simbol kedamaian dan keindahan.

Dalam dunia film dan televisi, Venus sering kali dijadikan latar belakang untuk cerita fiksi ilmiah. Film seperti “Venus” (1951), serial televisi “The Twilight Zone” dalam episode “Life on Venus” menjadi dua dari banyaknya contoh film yang menceritakan Venus.

Tidak hanya dalam seni dan fiksi ilmiah, Venus juga menjadi inspirasi dalam budaya modern. Contohnya adalah buku populer “Men Are from Mars, Women Are from Venus” karya John Gray yang menggunakan planet ini sebagai metafora untuk menjelaskan perbedaan antara pria dan wanita dalam hubungan. 

Venus juga sering disebut dalam lagu-lagu modern dan karya seni visual, menggambarkan daya tarik dan misteri yang terus memikat imajinasi kita. Keindahan dan kekuatan simbolis Venus membuatnya tetap relevan dan menarik dalam budaya kita hingga hari ini.

Apakah Manusia Bisa Hidup di Planet Venus?

Fosfin atmosfer.
Potret Fosfin atmosfer. Sumber: Space.com

Meski para peneliti telah menemukan adanya fosfin di atmosfer Venus, namun bukan berarti planet Venus bisa dihuni oleh manusia. Pasalnya, kondisi di permukaan Venus sangatlah ekstrem. 

Dengan kondisi yang sangat panas dan kering, tentu Venus bukanlah tempat ideal bagi manusia. Jadi, jika ada pertanyaan apakah manusia bisa hidup di Planet Venus, maka jawabannya adalah tidak. 

Apa Saja Keunikan dari Planet Venus?

 efek rumah kaca
Ilustrasi efek rumah kaca. Sumber: IST

Keunikan Planet Venus dapat dilihat dari rotasinya, efek rumah kaca yang ekstrem, awan asam sulfat yang mengelilinginya, hingga coronae dan tesserae yang melingkupinya. Berikut penjelasannya:

  • Rotasi lebih lama daripada revolusi: Satu hari di Venus lebih lama daripada satu tahun di sana.
  • Efek rumah kaca ekstrem: Atmosfer tebal Venus menciptakan efek rumah kaca yang sangat ekstrem, menjebak panas dan membuat suhu permukaan sangat tinggi.
  • Awan asam sulfat: Awan di Venus bukan awan biasa, melainkan awan asam sulfat yang sangat korosif.
  • Coronae dan tesserae: Venus memiliki fitur geologi unik seperti coronae, struktur berbentuk cincin, dan tesserae, area yang ditinggikan dengan punggung bukit dan lembah yang saling berpotongan.

Venus Melambangkan Apa?

Venus.
Ilustrasi Dewi Venus. Sumber: ioanesrakhmat.blogspot.com

Planet Venus sering dikaitkan dengan keindahan dan kecantikan. Dalam mitologi Romawi dan Yunani, Venus dikenal sebagai dewi cinta dan kecantikan. Hal itu tercermin dari Nama Venus yang menggambarkan bagaimana orang-orang kuno melihat planet ini sebagai sesuatu yang sangat indah dan menakjubkan.

Kesimpulan

Nah, Sobat Suka Fakta, kita sudah sampai di akhir petualangan kita menjelajahi Venus, planet paling panas di tata surya.Venus memang memiliki banyak ciri unik yang membedakannya dari planet lain. Meskipun sering disebut sebagai kembaran Bumi karena ukurannya yang mirip, tapi kondisi di Venus sangat ekstrem dan jauh dari kata nyaman. 

Mempelajari Venus bukan hanya menarik karena kondisi ekstremnya, tetapi juga karena potensi yang mungkin disembunyikannya, seperti spekulasi tentang adanya kehidupan mikroba di atmosfernya. Penemuan-penemuan ini memicu misi eksplorasi baru yang akan terus mencoba mengungkap lebih banyak misteri tentang Venus.

Referensi:

Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *