Fakta Unik

7 Fakta Kelabang, Hewan Kecil yang Kakinya Lincah

53
×

7 Fakta Kelabang, Hewan Kecil yang Kakinya Lincah

Sebarkan artikel ini
fakta kelabang
7 Fakta Kelabang, Hewan Kecil yang Kakinya Lincah. Sumber: IST

Hey, Sobat Suka Fakta! Pernah nggak sih kamu lihat makhluk kecil berkaki banyak yang sering disebut kelabang atau lipan? Mungkin buat sebagian orang, kelabang kelihatan menyeramkan dengan tubuh pipih dan banyak kakinya. 

Kelabang adalah salah satu contoh hewan avertebrata, bersama dengan hewan lainnya yaitu cacing, kalajengking, belalang, hingga udang. Tapi tunggu dulu, di balik penampilan yang bisa bikin merinding, ternyata ada banyak fakta kelabang yang menarik dan mungkin belum banyak yang tahu.

Di artikel ini, kita bakal kupas tuntas tentang kelabang dari berbagai sisi. Dari klasifikasi ilmiah sampai peran mereka di alam, semua bakal kita bahas dengan santai tapi informatif. Fakta-fakta kelabang ini nggak cuma buat nambah pengetahuan kamu, tapi juga mungkin bisa bikin kamu melihat kelabang dengan cara yang berbeda.

Kamu tahu kan, remaja kayak kita pasti punya rasa ingin tahu yang tinggi, apalagi soal hal-hal unik. Nah, artikel ini spesial buat kamu, Sobat Suka Fakta, yang pengen tahu lebih banyak tentang kelabang, hewan kecil yang ternyata punya banyak kejutan. Yuk, kita mulai petualangan seru ini untuk mengenal lebih dekat salah satu makhluk kecil paling menarik di dunia, si kelabang yang kakinya lincah banget!

1. Kelabang Memiliki Banyak Nama dan Termasuk dalam Kelas Chilopoda

fakta kelabang
Potret hewan Kelabang. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, pernah dengar nggak kalau kelabang punya banyak nama? Di Indonesia, mereka dikenal sebagai lipan atau chilopoda. Secara ilmiah, kelabang masuk dalam kelas Chilopoda, bagian dari filum Arthropoda, dan subfilum Myriapoda. 

Kalau dipikir-pikir, nama-nama ini keren juga ya untuk hewan kecil seperti kelabang. Bayangkan aja, mereka punya banyak kaki dan tubuhnya bersegmen seperti cacing. Beda banget kan sama hewan-hewan lain yang biasa kita lihat?

Kelabang memiliki tubuh pipih dan bersegmen dengan kaki yang banyak dan bersendi. Menariknya, bagian depan tubuh kelabang beracun, lho. Setiap segmen tubuhnya punya sepasang kaki, kecuali satu segmen di belakang kepala dan dua segmen terakhir. 

Di bagian kepala, ada sepasang mata yang sudah dimodifikasi menjadi cakar beracun. Jadi, jangan heran kalau kelabang bisa menyerang mangsanya dengan cepat dan mematikan. Fakta ini bikin kelabang terlihat lebih keren dan tangguh, kan?

2. Kelabang Bisa Hidup Dimana Saja, Suka di tempat yang Lembap dan Gelap

Kelabang
Potret hewan Kelabang. Sumber: IST

Sekarang, mari kita bahas di mana saja kelabang bisa ditemukan. Apakah sobat tahu kelabang menyukai tempat apa? Ternyata, kelabang adalah hewan yang cukup fleksibel soal tempat tinggal. Mereka bisa ditemukan di bawah daun-daun mati, bebatuan, gua, hutan, bahkan di dalam rumah kita. 

Mereka sangat suka tempat yang lembap dan gelap, jadi nggak heran kalau kamu sering menemukannya di kamar mandi atau ruang bawah tanah. Kelabang adalah hewan soliter dan nokturnal, artinya mereka lebih aktif di malam hari dan lebih suka menyendiri.

Kelabang punya kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap lingkungan. Mereka bisa bertahan di berbagai iklim, dari padang pasir yang panas hingga hutan tropis yang lembap. 

Spesies kelabang yang hidup di daerah iklim sedang biasanya lebih kecil, sekitar 10 cm, sementara yang tinggal di daerah khatulistiwa bisa tumbuh lebih dari 30 cm. Kebayang kan, betapa hebatnya kelabang dalam beradaptasi dengan lingkungan mereka?

3. Ada Sekitar 8.000 Spesies Kelabang yang Hidup di Bumi 

fakta kelabang
Potret hewan Kelabang. Sumber: IST

Tahukah kamu, Sobat Suka Fakta, kalau di dunia ini ada sekitar 8000 spesies kelabang? Variasinya pun luar biasa, dari yang berukuran hanya 0,2 cm sampai yang mencapai 28 cm. Ukuran kelabang terbesar dipegang oleh spesies Scolopendra gigantea, yang bisa tumbuh hampir sepanjang penggaris! 

Bayangkan aja, punya kelabang sebesar itu di rumah. Warna tubuh kelabang juga bervariasi, mulai dari putih, kuning, orange, merah, coklat, sampai hitam. Tapi kebanyakan kelabang yang kita temui berwarna coklat kemerahan.

Selain ukuran dan warna, setiap spesies kelabang punya karakteristik unik. Misalnya, ada kelabang batu yang dikenal dengan nama Lithobius forficatus. Kelabang ini biasanya lebih kecil dan sering ditemukan di daerah yang lebih dingin. Jadi, meskipun kelihatannya semua kelabang sama, sebenarnya mereka punya banyak perbedaan yang menarik untuk dipelajari.

4. Kelabang Adalah Predator yang Handal

Kelabang
Potret cacing sebagai makanan kelabang. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, kelabang bukan hanya penampilannya saja yang keren, tapi juga gaya hidupnya. Kelabang adalah predator yang handal. Mereka memakan berbagai jenis mangsa seperti serangga, laba-laba, cacing, dan moluska. 

Beberapa spesies kelabang yang lebih besar bahkan bisa memakan katak, burung kecil, dan kelelawar. Kelabang rumah, atau yang sering kita lihat di kamar mandi, biasanya mengejar serangga kecil seperti lalat dan kecoa.

Cara kelabang berburu juga nggak kalah menarik. Mereka menggunakan taring berbisa untuk melumpuhkan mangsa sebelum mengunyahnya dengan rahang bawah. Kelabang memiliki penglihatan yang buruk, jadi mereka mengandalkan antena untuk mendeteksi mangsa. 

Fakta ini menunjukkan betapa cerdasnya kelabang dalam menggunakan indra mereka untuk bertahan hidup. Jadi, meskipun kelabang terlihat kecil dan sederhana, mereka sebenarnya adalah pemburu yang sangat efektif.

5. Mereka Gunakan Racun yang Ada di Taring untuk Melindungi Diri

Kelabang
Potret taring kelabang yang terdapat racun. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, kelabang memang hebat dalam hal bertahan hidup. Salah satu mekanisme pertahanan diri mereka adalah dengan menggunakan racun yang ada di taring mereka. Gigitan kelabang bisa melumpuhkan mangsa mereka dengan cepat. 

Tapi, tenang saja, kebanyakan kelabang tidak berbahaya bagi manusia. Gigitan mereka biasanya hanya menyebabkan rasa sakit dan bengkak, mirip dengan sengatan lebah. Jadi, meskipun terlihat menakutkan, kelabang sebenarnya nggak perlu ditakuti berlebihan.

Kelabang juga punya trik lain untuk melindungi diri dari predator. Mereka bisa melepaskan beberapa kakinya saat diserang. Kaki yang hilang ini akan tumbuh kembali dalam proses yang disebut regenerasi. 

Proses regenerasi ini biasanya terjadi saat kelabang mengalami molting, atau pergantian kulit. Jadi, meskipun kehilangan beberapa kaki, kelabang tetap bisa bergerak dengan lincah dan melarikan diri dari bahaya.

6. Betina Bisa Bertelur Hingga 60 Telur Dalam Sekali Reproduksi

Kelabang
Potret kelabang betina bertelur. Sumber: IST

Ketika berbicara tentang reproduksi, kelabang juga punya cerita yang menarik. Musim kawin kelabang biasanya terjadi pada musim semi dan musim panas. Betina kelabang bisa bertelur hingga 60 telur di lubang-lubang di tanah. 

Masa inkubasi telur ini bervariasi, bisa berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung spesiesnya. Beberapa jenis kelabang bahkan melindungi telur dan anak-anak mereka dari pemangsa, menunjukkan sisi keibuan yang tak terduga dari hewan kecil ini.

Kelabang yang baru menetas sudah terlihat seperti kelabang dewasa, hanya saja ukurannya lebih kecil. Mereka tumbuh secara bertahap melalui proses yang disebut molting, di mana mereka mengganti kulit mereka untuk tumbuh lebih besar. 

Proses ini terus berlanjut sampai mereka mencapai ukuran dewasa. Usia kelabang juga cukup mengesankan untuk ukuran arthropoda. Kebanyakan kelabang bisa hidup antara 2 hingga 5 tahun di alam liar, dan beberapa spesies bahkan bisa hidup lebih lama.

7. Kelabang Memiliki Manfaat dan Peran Penting dalam Ekosistem

Kelabang
Potret hewan Kelabang Sumber: IST

Mungkin Sobat Suka Fakta bertanya-tanya, apa sih manfaat kelabang dalam ekosistem? Ternyata, kelabang memainkan peran penting dalam rantai makanan. Sebagai predator, mereka membantu mengendalikan populasi serangga dan hama kecil lainnya. Jadi, meskipun terlihat menyeramkan, kehadiran kelabang sebenarnya membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

Di beberapa budaya, kelabang juga digunakan sebagai sumber makanan. Ya, kelabang dijadikan menu makanan di beberapa negara! Mereka dianggap sebagai sumber protein yang baik dan sering dijadikan camilan yang renyah. 

Selain itu, kelabang juga menarik perhatian dalam penelitian ilmiah karena kemampuan regenerasi mereka dan sistem racun yang kompleks. Ini menunjukkan bahwa kelabang bukan hanya menarik dari segi penampilan, tapi juga dari segi ilmiah dan ekologis.

Kesimpulan

Jadi, Sobat Suka Fakta, setelah mengetahui berbagai fakta kelabang, kita bisa melihat bahwa hewan kecil ini lebih dari sekadar makhluk menakutkan dengan banyak kaki. 

Mereka memiliki banyak nama dan klasifikasi ilmiah, hidup di berbagai habitat, memiliki beragam spesies dan ukuran, bertindak sebagai predator yang efisien, memiliki mekanisme pertahanan diri yang unik, menjalani siklus hidup yang menarik, dan memainkan peran penting dalam ekosistem kita. 

Mengetahui fakta kelabang ini, kita jadi lebih menghargai keberadaan mereka dan memahami peran penting mereka dalam menjaga keseimbangan alam.

Nah, Sobat Suka Fakta, setelah membaca artikel ini, yuk bagikan informasi tentang kelabang ke teman-teman kamu! Siapa tahu mereka juga penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang hewan kecil yang kakinya lincah ini. Sampai jumpa di petualangan fakta berikutnya!

REFERENSI

  • “Lipan.” Wikipedia, 2024. Diakses 24 Juni 2024. https://id.wikipedia.org/wiki/Lipan.
  • “17 Fakta Menarik tentang Kelabang atau Lipan.” Sola Hart Handal, 2024. Diakses 24 Juni 2024. https://www.solaharthandal.com/fakta-menarik-tentang-kelabang-atau-lipan/.
  • “Fakta Kelabang, Hewan Menakutkan yang Sering Masuk Rumah Saat Musim Hujan.” Okezone, 2024. Diakses 24 Juni 2024. https://travel.okezone.com/read/2024/05/06/406/3004883/fakta-kelabang-hewan-menakutkan-yang-sering-masuk-rumah-saat-musim-hujan?page=all#:~:text=Kelabang%20biasanya%20bersembunyi%20di%20area,hewan%20ini%20memang%20bersifat%20nokturnal.&text=Kelabang%20sering%20disalahartikan%20sebagai%20hama%20yang%20berbahaya.C
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *