Fakta Unik

12 Permainan Tradisional Sumatera Utara: Alat dan Cara Memainkannya

55
×

12 Permainan Tradisional Sumatera Utara: Alat dan Cara Memainkannya

Sebarkan artikel ini
permainan tradisional sumatera utara
Permainan Tradisional Sumatera Utara yang Sarat Manfaat. Sumber: IST

Halo Sobat Suka Fakta! Sudah pernah dengar tentang betapa kaya dan beragamnya budaya Sumatera Utara? Yup, provinsi yang satu ini memang penuh dengan tradisi dan budaya yang unik, termasuk permainan tradisional yang seru dan sarat makna. Nah, kali ini kita bakal jalan-jalan mengenal lebih dekat permainan tradisional dari Sumatera Utara. Siap-siap, karena ini bukan sekadar permainan biasa, tapi juga penuh dengan nilai-nilai kehidupan yang bisa kita pelajari.

Kenapa sih permainan tradisional itu penting? Selain sebagai hiburan, permainan ini juga menyimpan banyak manfaat. Dari melatih ketangkasan hingga mengajarkan nilai-nilai moral, permainan tradisional bisa jadi cara seru untuk belajar dan bermain sekaligus. Apalagi di era modern seperti sekarang, mengenalkan permainan tradisional ke generasi muda bisa jadi langkah penting untuk melestarikan warisan budaya kita.

Jadi, Sobat, yuk kita mulai petualangan seru ini. Siapa tahu, setelah membaca artikel ini, kamu jadi pengen mencoba permainan-permainan ini bersama teman-teman atau keluargamu. Kita akan membahas 12 permainan tradisional Sumatera Utara yang bukan hanya seru, tapi juga banyak manfaatnya.

Dari permainan yang melatih kesabaran sampai yang membutuhkan strategi jitu, semuanya ada di sini. Ayo, kita lanjut ke bagian berikutnya dan temukan permainan-permainan tradisional yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya!

Daftar Permainan Tradisional Sumatera Utara

Sobat Suka Fakta, apakah kalian semua sudah tahu apa saja permainan tradisional dari Sumatera Utara? Terdapat 12 permainan yang akan kita bahas kali ini, mulai dari Marsipatu Hoda, Marhuta-huta, Martebbak Dorpi, Mernget-ernget, Mardanggur Goje, Markatapel, Marultop, Pecah-pecah Piring, Rimau Langkat, Marsitukkel, Gondang-gondang, Hom-pim-pah. 

Untuk penjelasan, alat yang dibutuhkan, hingga cara memainkannya akan dibahas secara jelas dibawah ini. Yuk ikutin terus ya Sobat Suka Fakta! 

1. Marsipatu Hoda

Marsipatu Hoda
Permainan tradisional Sumatera Utara, Marsipatu Hoda. Sumber: Dok. id.wikibooks.org

Marsipatu Hoda adalah salah satu permainan tradisional yang unik dan menarik dari Sumatera Utara. Dalam bahasa Batak, Marsipatu Hoda berarti sepatu kuda. Permainan ini menggunakan tempurung kelapa yang dilubangi dan dimasukkan tali sebagai alat utamanya. Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, serta menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat di antara pemainnya.

Permainan ini hanya menggunakan 2 alat saja, yaitu tempurung kelapa dan tali. Cara memainkannya sangat gampang, para pemain harus berdiri di atas tempurung kelapa yang telah diberi tali. Setelah ada aba-aba, mereka berlomba menuju garis finish dengan berjalan di atas tempurung kelapa tersebut. Pemain yang pertama kali sampai di garis finish dinyatakan sebagai pemenang. Permainan ini sangat seru karena selain membutuhkan keseimbangan, juga memerlukan ketangkasan dan strategi dalam melangkah.

2. Marhuta-huta

Marhuta-huta adalah permainan yang penuh imajinasi dan kreativitas. Kata “Marhuta-huta” sendiri berarti meniru aktivitas penduduk dalam sebuah perkampungan. Permainan ini sangat menarik karena anak-anak dapat meniru berbagai pekerjaan dan peran dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjadi polisi, guru, dokter, atau pedagang.

Alat yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan, yaitu daun sebagai pengganti uang dan benda-benda sekitar sebagai alat permainan. Lalu, bagaimana cara memainkan permainan marhuta-huta? Anak-anak akan membentuk kelompok dan membagi peran masing-masing. Mereka akan meniru aktivitas sehari-hari seperti berjualan di pasar, memberikan pelajaran di kelas, atau memeriksa pasien di klinik. Melalui permainan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang tanggung jawab dan kejujuran, tetapi juga keterampilan sosial dan kepemimpinan.

3. Martebbak Dorpi

Martebbak Dorpi
Permainan tradisional Sumatera Utara, Martebbak Dorpi. Sumber: Dok. id.wikibooks.org

Martebbak Dorpi, yang berarti menembak dinding, adalah permainan yang sangat bagus untuk melatih keakuratan dan konsentrasi. Dalam permainan ini, karet gelang digantung di dinding dan pemain harus menembaknya dari jarak tertentu. Permainan ini cukup sederhana namun membutuhkan ketepatan dalam menembak.

Alat yang dibutuhkan dalam permainan Martebbak Dorpi hanya 1, yaitu karet gelang. Cara memainkannya sangat mudah, permainan dimulai dengan menyepakati jumlah karet gelang yang akan menjadi taruhannya. Karet gelang digantung di dinding, dan pemain menembaknya dari garis yang telah disepakati. Setiap karet gelang yang jatuh menjadi milik penembak. Permainan ini berakhir ketika pemain yang paling banyak menjatuhkan karet gelang dinyatakan sebagai pemenang. Selain mengasah keakuratan, permainan ini juga melatih kesabaran dan fokus.

4. Mernget-Ernget

Mernget-Ernget
Permainan tradisional Sumatera Utara, Mernget-Ernget. Sumber: Dok. id.wikibooks.org

Selanjutnya, ada Mernget-Ernget, permainan yang mengandalkan kecepatan dan ketangkasan. “Mernget-Ernget” berarti berputar cepat sekali, dan permainan ini menggunakan tutup botol yang dipipihkan, diasah hingga tajam, dan dilubangi untuk dimasukkan benang.

Alat yang dibutuhkan dalam permainan ini hanya tutup botol dan benang. Cara memainkannya sangat mudah, tutup botol diputar dengan benang hingga menggulung, kemudian ditarik-tarik agar berputar cepat. Pemain yang tali erngetnya tidak putus atau berhenti berputar paling lama adalah pemenangnya. Permainan ini tidak hanya menguji ketangkasan tangan, tetapi juga kesabaran dan keterampilan dalam mengendalikan putaran tutup botol.

5. Mardanggur Goje

permainan tradisional sumatera utara
Permainan tradisional Sumatera Utara, Mardanggur Goje. Sumber: Dok. id.wikibooks.org

Mardanggur Goje adalah permainan tradisional yang sederhana namun sarat dengan pelajaran berharga. Permainan ini melibatkan melempar karet gelang dan melatih kesabaran, ketelitian, kejujuran, dan kegigihan.

Sama seperti Martebbak Dorpi, permainan ini hanya membutuhkan karet gelang. Lalu, bagaimana cara memainkannya? Pertama, buat garis batas lemparan dengan jarak 3-4 meter dari tempat peserta melempar. Letakkan karet gelang di telapak tangan dan ayunkan sekuat-kuatnya melewati batas lemparan. Kalau karet gelang tidak melewati batas, pemain dinyatakan gagal. Pemain yang bisa membuat karet gelang tertindih dinyatakan sebagai pemenang. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan pemain untuk fokus dan gigih dalam mencapai tujuan.

6. Markatapel

Markatapel
Permainan tradisional Sumatera Utara, Markatapel. Sumber: IST

Markatapel adalah permainan tradisional yang mungkin sudah tak asing lagi bagi Sobat Suka Fakta. Permainan ini sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja karena keseruannya dalam menembak sasaran menggunakan ketapel. Markatapel bisa melatih keakuratan, ketangkasan, dan koordinasi tangan dan mata.

Alat yang dipakai dalam memainkan markatapel hanya ketapel dari kayu dan karet, serta peluru berupa batu kecil atau karet gelang yang dibentuk bulatan. 

Pemain menggunakan ketapel untuk menembak sasaran yang bisa berupa burung kecil, capung, atau bahkan bermain perang-perangan dengan teman sebaya. Ketapel digunakan dengan menarik karet lalu melepaskannya untuk melempar peluru ke arah target. Permainan ini selain melatih kecepatan dan ketepatan, juga memberikan kesenangan dalam bermain dengan teman-teman.

7. Marultop

Marultop
Permainan tradisional Sumatera Utara, Marultop. Sumber: Dok. newkairos.co

Marultop adalah permainan tradisional yang melibatkan penggunaan bambu sebagai senapan. Permainan ini berasal dari Batak Toba dan sering dimainkan oleh anak-anak di pedesaan. Marultop dapat melatih koordinasi tangan dan mata serta konsentrasi.

Permainan ini membutuhkan sebilah bambu kecil untuk larasnya, lalu bambu lainnya yang diraut untuk sumpit, dan peluru yang terbuat dari biji atau buah pohon.

Cara memainkannya sangat gampang, peluru dimasukkan ke dalam lubang laras bambu, kemudian disodok dengan menggunakan sumpit bambu. Setelah itu, masukkan peluru kedua untuk menjadi pendorong peluru pertama. Marultop dianggap aman untuk dimainkan oleh anak-anak karena tidak membuat bising dan peluru yang digunakan biasanya ringan dan tidak berbahaya. Permainan ini sangat bagus untuk melatih ketepatan dan koordinasi motorik.

8. Pecah-Pecah Piring

Pecah-Pecah Piring
Permainan tradisional sumatera utara, Pecah-Pecah Piring. Sumber: steemit.com

Permainan Pecah-Pecah Piring dimainkan secara berkelompok dan sangat mengandalkan kerja sama tim serta ketepatan. Permainan ini menggunakan bola kertas dan batu kecil sebagai alat utamanya.

Permainan pecah-pecah piring hanya membutuhkan bola kertas atau bola kasti dan batu-batu dengan permukaan datar. Cara memainkannya, dua kelompok tim saling berhadapan, satu tim menyusun batu-batu, dan tim lainnya melemparkan bola untuk menjatuhkan batu tersebut. Setelah batu jatuh, tim yang menyusun harus segera menyusunnya kembali sementara tim lawan mencoba menggugurkan mereka dengan bola. Permainan ini tidak hanya melatih ketepatan dan kecepatan tetapi juga kerja sama tim yang baik.

9. Rimau Langkat

Rimau Langkat
Permainan tradisional Sumatera Utara, Rimau Langkat. Sumber: merdeka.com

Rimau Langkat adalah permainan yang membutuhkan tempat luas dan banyak pemain. Kata “Rimau” berarti harimau dalam bahasa Melayu, dan permainan ini meniru perilaku harimau yang berusaha menangkap musuhnya. Permainan ini sangat bagus untuk melatih strategi, keberanian, dan kecepatan.

Sobat, permainan ini sangat mudah dimainkan, kalian tidak membutuhkan alat khusus, hanya butuh tempat yang luas. Cara memainkannya, anak-anak membentuk lingkaran sebagai pagar, satu anak berada di tengah sebagai harimau, dan satu anak lainnya di luar sebagai musuh. Harimau berusaha menangkap musuh yang berada di luar lingkaran. Jika harimau berhasil menangkap musuh, maka harimau dinyatakan sebagai pemenang. Permainan ini mengajarkan anak-anak untuk berpikir strategis dan bertindak cepat.

10. Marsitukkel

Marsitukkel
Permainan tradisional Sumatera Utara, Marsitukkel. Sumber:Dok. newkairos.co

Marsitukkel adalah permainan yang mirip dengan egrang, menggunakan kayu atau bambu untuk berjalan. Permainan ini sangat efektif untuk melatih keseimbangan, kepercayaan diri, dan keberanian.

Dalam memainkan Marsitukkel, Sobat hanya membutuhkan dua batang kayu atau bambu setinggi sekitar satu hingga satu setengah meter dan kayu kecil setinggi lutut sebagai pijakan kaki. 

Cara memainkannya, para pemain harus berdiri di atas kayu atau bambu dan berjalan. Permainan ini menuntut latihan ekstra agar tubuh tetap stabil saat berada di atas Marsitukkel. Tidak hanya menyenangkan, Marsitukkel juga mengajarkan anak-anak untuk tetap berusaha dan tidak mudah menyerah dalam mencapai keseimbangan.

11. Gondang-gondang

Gondang-gondang
Permainan tradisional Sumatera Utara, Gondang-gondang. Sumber: radiodelfm.co.id

Gondang-gondang adalah permainan yang sering dimainkan oleh anak-anak di Sumatera Utara, khususnya dalam komunitas Batak. Permainan ini melibatkan dua atau lebih anak yang berusaha mengontrol alat musik sederhana yang disebut gondang.

Hanya satu alat saja yang dibutuhkan dalam memainkan permainan ini, yaitu gondang (alat musik tradisional yang terbuat dari bambu atau kayu). 

Anak-anak duduk dalam lingkaran dan satu orang memulai dengan memainkan gondang. Alat musik ini biasanya dipukul dengan tangan atau menggunakan alat pemukul sederhana. Tujuan permainan ini adalah untuk mengikuti irama dan tempo yang ditetapkan oleh pemain pertama. Gondang-gondang melatih keterampilan ritme dan kerjasama di antara anak-anak.

12. Hom-pim-pah

Hom-pim-pah
Permainan tradisional Sumatera Utara, Hom-pim-pah. Sumber: GPS Wisata Indonesia

Hom-pim-pah adalah permainan yang sering dimainkan untuk menentukan giliran atau kelompok dalam permainan lain. Permainan ini sangat sederhana dan bisa dimainkan di mana saja.

Permainan ini tidak membutuhkan alat khusus, cara memainkannya, anak-anak berkumpul dalam lingkaran dan memulai dengan menyebut “hom-pim-pah” sambil menggerakkan tangan mereka. Di akhir kalimat, mereka memperlihatkan tangan dalam posisi tertentu, terbuka (telapak tangan menghadap ke atas) atau tertutup (telapak tangan menghadap ke bawah). Hasil dari hom-pim-pah digunakan untuk menentukan siapa yang akan memulai permainan atau siapa yang akan menjadi bagian dari kelompok tertentu. Permainan ini mengajarkan konsep keadilan dan pengambilan keputusan yang adil.

Kesimpulan

Halo Sobat Suka Fakta, kita sudah menjelajahi 12 permainan tradisional Sumatera Utara yang bukan hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan nilai-nilai kehidupan yang berharga. Dari Marsipatu Hoda yang melatih keseimbangan hingga Hom-pim-pah yang mengajarkan keadilan dalam pengambilan keputusan, setiap permainan memiliki keunikan dan manfaat tersendiri.

Permainan tradisional ini bukan hanya warisan budaya yang harus kita lestarikan, tetapi juga alat pembelajaran yang efektif bagi anak-anak dan remaja. Dengan mencoba dan mengajarkan permainan ini kepada generasi muda, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membantu mereka dalam perkembangan karakter dan keterampilan sosial. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo coba mainkan permainan-permainan ini bersama teman-teman atau keluargamu dan rasakan keseruannya!

REFERENSI

  • Traveloka. (2023). Permainan Tradisional Sumatera Utara. Diakses dari: https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/permainan-tradisional-sumatera-utara-acc/330138
  • Good News From Indonesia. (2024). Ragam Permainan Tradisional Sumatra Utara, Mana yang Paling Berkesan? Diakses dari: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2024/02/15/ragam-permainan-tradisional-sumatra-utara-mana-yang-paling-berkesan
  • Wikibooks. (2024). 42 Jenis Permainan Tradisional Suku Batak Toba yang Mengedukasi. Diakses dari: https://id.wikibooks.org/wiki/42_Jenis_Permainan_Tradisional_Suku_Batak_Toba_yang_Mengedukasi
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *