Misteri

Menguak Mitos Gunung Merapi, Saksi Bisu Pulau Jawa yang Memiliki Petaka Abadi

131
×

Menguak Mitos Gunung Merapi, Saksi Bisu Pulau Jawa yang Memiliki Petaka Abadi

Sebarkan artikel ini
7 mitos gunung merapi.
7 mitos gunung merapi. Sumber: IST

Hai, Sobat Suka Fakta! Pernah dengar tentang mitos Gunung Merapi yang legendaris itu? Gunung yang berdiri di antara Jawa Tengah dan Yogyakarta ini terkenal bukan hanya karena keindahan alamnya atau letusannya yang spektakuler, tetapi juga karena kisah-kisah horor yang melingkupinya.

Kisah-kisah Gunung Merapi ini lebih dari sekedar dongeng, mereka adalah bagian dari pesona gunung yang menarik ribuan mata untuk memandang dan merenungkan misteri-misteri yang ada di balik asap tebalnya. 

Dari legenda kerajaan gaib hingga pasar yang hanya bisa didengar tapi tak pernah terlihat, setiap cerita menambah dimensi horor yang menarik bagi Merapi.

Di artikel ini, kita akan menyelami 7 mitos yang paling terkenal dan menarik dari Gunung Merapi. Kita akan menjelajahi bagaimana cerita-cerita ini tidak hanya memperkaya kehidupan masyarakat di sekeliling gunung, tapi juga mempengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan alam yang begitu kuat ini. 

Siap untuk menyelam ke dalam misteri-misteri Gunung Merapi? Yuk, kita mulai petualangan mistis kita dengan mitos pertama yang sering kali membuat gunung merapi menjadi salah satu gunung terangker di Indonesia dan membuat wisatawan tergoda untuk lebih mengenalnya!

BACA JUGA: Fakta & Mitos Desa Sragi: Menelusuri Jejak Mistis di Tanah Pewayangan Banyuwangi

1. Keraton Gaib di Puncak Merapi

keraton merapi.
Potret prosesi labuhan di keraton merapi. Sumber: ksdae.menlhk.go.id

Beranjak dari amarah para penjaga, mitos Gunung Merapi selanjutnya membawa kita ke sebuah kisah yang lebih misterius lagi. Sob, konon di puncak Merapi ada Keraton yang dianggap sebagai pusat spiritual dan istana makhluk halus Gunung Merapi. 

Di dalam Keraton ini, diceritakan bahwa bala tentara gaib dan rajanya sering menampakkan diri melalui mimpi atau suara kepada masyarakat yang tinggal di lereng gunung. 

Lebih jauh, ada kepercayaan bahwa jika seseorang dari lereng Merapi meninggal dunia, mereka akan bergabung dengan kerajaan gaib tersebut, menjadi prajurit atau penduduk yang mengelola lahan pertanian milik Keraton Merapi. 

Keraton ini menjadi simbol kekuatan gaib yang mendiami gunung tersebut, menambah lapisan spiritual pada mitologi Merapi.

2. Amarah Penjaga Merapi dan Erupsi Gunung Merapi

Gunung Merapi
Ilustrasi Erupsi Gunung merapi. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, pernahkah kamu mendengar bahwa erupsi Gunung Merapi disebut sebagai amarah dari penjaga gunung? 

Cerita ini bermula dari zaman dahulu kala saat Merapi masih dikenal dengan nama Jamurdipa dan berlokasi di Laut Selatan Jawa. Menurut legenda, para dewa ingin memindahkan Jamurdipa ke tengah Jawa untuk menciptakan keseimbangan. Namun, ada plot twist dalam cerita ini.

Penjaga Jamurdipa, dua bersaudara yang ahli dalam pembuatan keris, tengah sibuk menyelesaikan tugas mereka dan meminta waktu tambahan kepada para dewa. Dewa, dengan alasan yang tidak sabar, menolak permintaan tersebut. 

Dalam amarah dan kekecewaan, kedua penjaga itu mengancam akan menciptakan petaka abadi di Merapi. Dari situ lahirlah keyakinan bahwa erupsi adalah manifestasi dari amarah penjaga tersebut, sebuah ungkapan dari ketidakpuasan mereka yang berwujud magma panas yang terus menerus menyala hingga hari ini.

3. Pasar Bubrah: Pasar Gaib di Gunung Merapi

Pasar Bubrah
Potret Pasar Bubrah yang ada di gunung merapi. Sumber: Google Maps

Sobat Suka Fakta, kita sampai pada salah satu mitos Gunung Merapi yang paling melegenda, yaitu Pasar Gaib Bubrah. Terletak di bawah puncak yang megah, Pasar Bubrah bukanlah pasar biasa yang bisa kamu kunjungi untuk berbelanja. 

Pasar ini adalah pasar mistis yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang terpilih atau memiliki kemampuan khusus. Menurut cerita, pasar ini adalah bagian dari Keraton Merapi, di mana para makhluk halus bertransaksi. 

Beberapa pendaki yang beruntung (atau mungkin tidak) melaporkan mendengar suara riuh rendah yang mirip dengan keramaian pasar. Mereka mengatakan mendengar suara tawar-menawar dan gerak gerik pasar, meskipun tidak melihat siapa pun di sana.

Hal ini menjadikan Pasar Bubrah sebagai tempat yang penuh dengan aura misterius dan menakutkan.

4. Tempat Angker di Merapi

Hutan Gamelan dan Bingungan.
Potret Hutan Gamelan dan Bingungan. Sumber: Situs Watu Sigong, Klaten.–

Sob, tidak hanya Pasar Bubrah atau Bunker Angker saja yang menyimpan cerita mistis. Pasalnya masih banyak tempat di Gunung Merapi yang dianggap angker, seperti:

  • Hutan Patuk Alap-Alap: Dikenal sebagai tempat penggembalaan ternak milik Keraton Merapi. Penduduk setempat percaya hutan ini dihuni oleh roh-roh yang menjaga ternak dan alam sekitarnya.
  • Hutan Gamelan dan Bingungan: Tempat ini disebut-sebut memiliki suara musik gamelan yang bisa terdengar tiba-tiba, meningkatkan aura mistis dari hutan.
  • Bukit Turgo dan Plawangan: Bukit-bukit ini sering dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman spiritual yang intens dirasakan para pendaki yang melintas.
  • Telaga Putri dan Umbul Temanten: Dianggap sebagai tempat sakral, sering dihubungkan dengan cerita-cerita tentang penampakan dan peristiwa gaib.

Lokasi-lokasi ini bukan hanya menambah daftar panjang mitos Gunung Merapi, tetapi juga menggambarkan betapa dalamnya kepercayaan lokal terhadap koneksi dunia gaib dengan dunia manusia.

5. Gunung Wutoh: Gerbang Keraton Merapi yang Dijaga Nyai Gadung Melati

Gunung Wutoh
Potret Gunung Wutoh. Sumber: monitor.co.id

Dari keraton gaib di puncak, mari kita beralih ke mitos Gunung Merapi lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu Gunung Wutoh sebagai pintu gerbang Keraton Merapi. 

Gunung Wutoh yang terletak tidak jauh dari Merapi dipercaya sebagai bagian integral dari keraton gaib tersebut. Gunung ini dipercaya dijaga oleh Nyai Gadung Melati, makhluk halus yang bertugas melindungi flora dan fauna serta lingkungan di wilayah tersebut. 

Menurut cerita, Nyai Gadung Melati tidak hanya sebagai penjaga, tapi juga sebagai simbol penghubung antara dunia manusia dengan dunia spiritual Merapi. Kehadiran Gunung Wutoh dalam legenda lokal menegaskan kepercayaan akan dunia lain yang terhubung dengan kehidupan nyata.

Melalui ketiga mitos ini, kita mulai melihat gambaran Gunung Merapi yang tidak hanya sebagai gunung berapi, tapi sebagai entitas yang hidup, bernapas, dan penuh dengan kisah mistis yang menantang pemahaman kita tentang alam. 

Mari kita lanjutkan eksplorasi ini dengan menggali lebih dalam mitos-mitos lain yang menyelimuti Merapi!

6. Bunker Angker Kaliadem: Saksi Bisu Erupsi Merapi 2010

Bunker angker kaliadem.
Potret Bunker angker kaliadem. Sumber: berita.99.co

Sobat Suka Fakta, beranjak dari pasar gaib, mari kita beralih ke lokasi yang tidak kalah misteriusnya, yaitu Bunker Angker di Kaliadem. 

Bunker ini menjadi saksi bisu dari kehancuran yang ditimbulkan oleh erupsi Merapi pada 2010 dan kini menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi bagi mereka yang tertarik dengan kisah-kisah misterius Merapi.

Cerita yang beredar di kalangan wisatawan dan penduduk lokal menceritakan tentang suara-suara aneh yang bisa didengar dari dalam bunker. Seorang wisatawan pernah mengisahkan pengalamannya ketika ia memasuki bunker yang gelap dan dingin itu. 

Setelah beberapa saat di dalam, ia mendengar suara tangisan yang memilukan dari dalam bunker, membuat bulu kuduknya merinding dan segera meninggalkan tempat itu dengan tergesa-gesa.

Bunker ini, dengan sejarah dan aura mistisnya, menambah daftar panjang lokasi misterius di Gunung Merapi yang terus menarik perhatian dan rasa ingin tahu para pengunjung dan penjelajah.

Sob, melalui dua mitos ini, kita mendapatkan gambaran lebih dalam tentang Gunung Merapi yang bukan hanya sekadar objek wisata alam, tapi juga tempat yang kaya dengan cerita mistis dan supernatural. 

Kisah-kisah ini mengundang kita untuk melihat lebih dari sekadar lanskap fisik Merapi, melainkan juga lanskap spiritual dan kultural yang kaya dan kompleks.

7. Pantangan Mengusik Macan Putih dan Kuda di Merapi

Binatang keramat Harimau
Potret Binatang keramat Harimau. Sumber: IST

Sob, mitos lain yang sangat penting dalam kepercayaan masyarakat sekitar Merapi adalah pantangan terhadap penangkapan binatang keramat. 

Yup! Gunung Merapi tidak hanya rumah bagi roh dan makhluk halus, tapi juga bagi binatang-binatang yang dianggap sakral.

Binatang yang dianggap sakral itu adalah macan putih dan kuda. Binatang ini dianggap sebagai penjaga atau pelindung Keraton Merapi. Macan putih yang tinggal di hutan Blumbang, dan kuda yang ditemukan di Hutan Patuk Alap-Alap, diyakini sebagai makhluk yang memiliki kekuatan spiritual tinggi.

Masyarakat setempat sangat menghormati keberadaan binatang-binatang ini dan menganggapnya tabu untuk diusik, apalagi dibunuh. Mereka percaya bahwa mengganggu binatang-binatang ini bisa membawa malapetaka atau kemarahan dari roh gunung.

Pantangan ini menunjukkan hubungan simbiotik antara masyarakat dan alam di sekitar Merapi, di mana keduanya saling melindungi dan menjaga keseimbangan spiritual dan fisik lingkungan.

Kisah-kisah dan pantangan ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga dan menghormati alam serta makhluk-makhluk yang berbagi ruang hidup dengan kita. 

Ini juga membantu kita menghargai bagaimana budaya dan kepercayaan dapat membentuk interaksi kita dengan dunia alam.

Gunung Merapi Berada di Mana?

Gunung Merapi terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Indonesia. Secara administratif, Gunung Merapi meliputi beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, dan Kota Yogyakarta. 

Puncaknya yang selalu aktif secara vulkanik membuat Gunung Merapi menjadi salah satu gunung berapi paling terkenal dan paling aktif di Indonesia. Lokasinya yang dekat dengan kota-kota besar dan padat penduduk membuat setiap aktivitas vulkaniknya memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat sekitarnya.

Kapan Gunung Merapi Erupsi 2024?

Gunung Merapi mengalami erupsi pada 1 Juli 2024 dengan semburan awan panas sejauh 1000 meter ke arah Barat Daya, setelah sebelumnya sempat mengalami erupsi yang signifikan pada bulan April 2024. 

Aktivitas vulkanik ini ditandai dengan letusan abu, lontaran material vulkanik, dan aliran lava yang menyebabkan evakuasi warga di sekitar gunung. Sebelum erupsi utama, terjadi peningkatan aktivitas seismik dan deformasi yang diawasi secara ketat oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Peningkatan aktivitas ini memberikan peringatan dini kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bencana.

Kenapa disebut Gunung Merapi?

Nama “Merapi” berasal dari kata dalam bahasa Jawa “Meru” yang berarti gunung, dan “Api” yang berarti api. Nama ini secara harfiah menggambarkan sifat gunung ini sebagai gunung berapi yang aktif. Gunung Merapi dikenal dengan aktivitas vulkaniknya yang sering menghasilkan letusan dan aliran lava, yang secara historis telah memberikan dampak signifikan baik bagi lingkungan alam maupun masyarakat sekitarnya. Selain itu, dalam mitologi Jawa, Gunung Merapi dianggap sebagai tempat yang sakral dan penuh dengan kekuatan spiritual, yang menambah keunikan dan pentingnya gunung ini dalam budaya dan sejarah lokal.

Gunung Merapi tidak hanya memiliki keindahan alam yang memesona, tetapi juga memegang peran penting dalam kehidupan masyarakat sekitarnya. Sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, Gunung Merapi terus menjadi subjek penelitian ilmiah dan perhatian bagi para ahli vulkanologi serta menjadi bagian integral dari sistem peringatan dini bencana alam di Indonesia.

Gunung Merapi Meletus pada Tanggal Berapa?

Letusan Gunung Merapi terhebat terjadi pada tahun 1930 yang menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang. Lalu salah satu letusan Gunung Merapi yang terbesar terjadi lagi pada tahun 2010 dengan 353 korban tewas termasuk sosok legendaris, Mbah Maridjan. 

Gunung yang berstatus aktif ini memang kerap mengeluarkan letusan-letusan kecil setiap 2-3 tahun sekali dan letusan besar sekitar 10-15 tahun sekali. Belum lama ini, Gunung Merapi kembali meletus pada tanggal 10 April 2024. Letusan ini merupakan salah satu dari serangkaian aktivitas vulkanik yang telah dimonitor selama beberapa bulan sebelumnya.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, perjalanan kita menjelajahi mitos Gunung Merapi telah membawa kita melintasi kisah-kisah yang tidak hanya menarik, tapi juga mendalam, menghubungkan kita dengan dunia yang penuh misteri dan keajaiban. 

Gunung Merapi bukan sekadar gunung berapi. Ia adalah entitas yang hidup dalam cerita dan keyakinan masyarakat yang tinggal di sekelilingnya. Mitos-mitos ini mengajarkan kita tentang kekaguman dan rasa hormat yang mendalam terhadap kekuatan alam.

Gunung Merapi, dengan semua misteri dan keajaiban yang menyertainya, tetap berdiri tidak hanya sebagai simbol kekuatan alam, tetapi juga sebagai pengingat akan kekayaan budaya yang tidak ternilai yang kita miliki di dunia ini.

Terima kasih telah menemani saya dalam petualangan ini. Sampai jumpa di misteri selanjutnya, Sobat Suka Fakta!

REFERENSI:

  • Liputan6.com. (n.d.). 7 Mitos Seputar Gunung Merapi yang Dianggap Mistis. Retrieved from https://www.liputan6.com/regional/read/5109496/7-mitos-seputar-gunung-merapi-yang-dianggap-mistis
  • Superlive.id. (n.d.). Misteri Gunung Merapi, 7 Kisah Mistis Ini Bikin Lo Makin Deg-Degan Saat Mendakinya! Retrieved from https://superlive.id/superadventure/artikel/wilderness/misteri-gunung-merapi-7-kisah-mistis-ini-bikin-lo-makin-deg-degan-saat-mendakinya
  • Detik.com. (n.d.). Mitos-mitos Gunung Merapi: Pasar Gaib dan Keraton Makhluk Halus. Retrieved from https://travel.detik.com/travel-news/d-7086134/mitos-mitos-gunung-merapi-pasar-gaib-dan-keraton-makhluk-halus
  • Heboh.com. (n.d.). 7 Misteri Gunung Merapi Yang Ada Di Indonesia. Retrieved from https://heboh.com/7-misteri-gunung-merapi-yang-ada-di-indonesia
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *