Fakta Dunia

17 Fakta Menarik Roma, Ada Negara di Dalam Kota Ini

229
×

17 Fakta Menarik Roma, Ada Negara di Dalam Kota Ini

Sebarkan artikel ini
Roma
12 fakta kota Roma. Sumber: IST

Halo, Sobat Suka Fakta! Siapa yang tak kenal Roma? Ibu kota Italia ini tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tapi juga menjadi destinasi favorit wisatawan dari seluruh dunia. Kota ini memiliki julukan “Kota Abadi” karena sejarahnya yang panjang dan memikat. 

Selain menawarkan sejarah, seni, dan arsitektur yang indah, Roma juga terkenal dengan kuliner lezat seperti pasta, pizza, dan gelato. Ditambah lagi, jaringan jalan kuno dan bangunan bersejarah yang ada semakin menunjukkan betapa pentingnya peran Roma dalam sejarah peradaban dunia.

Kali ini, kita akan membahas 17 fakta menarik Roma yang perlu Sobat Suka Fakta ketahui. Mulai dari Colosseum sebagai amfiteater terbesar, tradisi minum cappuccino, hingga adanya negara kecil di dalam kota ini. Yuk, kita jelajahi Roma!

1. Roma, Kota Pertama di Dunia yang Dihuni oleh 1 Juta Jiwa

Sobat Suka Fakta, tahu enggak kalau Roma adalah kota pertama di dunia yang mencatat populasi 1 juta orang? Ya, pada abad ke-2 SM, Roma mencapai tonggak sejarah yang menakjubkan ini. Masa keemasan ini terjadi ketika Roma berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi yang meluas ke berbagai benua, meliputi Eropa, Asia, dan Afrika.

Coba bayangkan bagaimana kehidupan di kota Roma saat itu! Memiliki jaringan jalan raya yang menghubungkan berbagai wilayah, pasar dan pusat perdagangan yang ramai, serta arsitektur menakjubkan seperti Colosseum dan Pantheon, Roma benar-benar menjadi pusat peradaban dunia. Banyak orang dari berbagai budaya dan latar belakang berbaur di kota ini untuk bekerja, berdagang, dan menikmati kehidupan sehari-hari.

Menariknya, kota kedua di Eropa yang berhasil mencapai populasi 1 juta orang adalah London, pada abad ke-19. Selama hampir 2000 tahun, Roma memegang rekor sebagai kota terpadat di dunia. Fakta menarik ini membuktikan betapa besar pengaruh Roma dalam sejarah peradaban dunia.

2. Colosseum, Amfiteater Terbesar yang Dibangun Kaisar Romawi

Kalau Sobat Suka Fakta pernah menonton film Gladiator, pasti gak asing lagi dengan Colosseum. Bangunan megah ini menjadi saksi bisu kejayaan Kekaisaran Romawi di masa lalu. Colosseum adalah amfiteater terbesar yang pernah dibangun oleh Kekaisaran Romawi.

Pembangunannya dimulai pada tahun 72 Masehi, di bawah pemerintahan Kaisar Vespasian dari Dinasti Flavianus dan selesai delapan tahun kemudian, 80 Masehi, di bawah Kaisar Titus.

Colosseum yang memiliki kapasitas mencapai 85.000 penonton itu digunakan untuk berbagai pertunjukan, terutama pertarungan gladiator yang brutal. Selain itu, juga ada pertunjukan berburu hewan liar, drama mitologis, dan bahkan pertempuran laut simulasi yang disebut naumachia. Arena ini juga dijuluki Flavian Amphitheatre karena dibangun oleh Dinasti Flavianus.

Sayangnya, pada abad ke-7 Masehi, Colosseum tidak lagi digunakan untuk pertunjukan dan sebagian besar bangunannya hancur karena gempa bumi serta pencurian batu untuk membangun gedung-gedung lain. Namun, Colosseum tetap menjadi ikon arsitektur Roma dan daya tarik wisata utama yang tak boleh dilewatkan.

3. Roma Memiliki Hari Ulang Tahun pada 21 April

Sobat Suka Fakta, kali tau gak bahwa Roma memiliki ulang tahun yang selalu dirayakan pada tanggal 21 April? Menurut legenda, kota ini didirikan oleh Romulus dan Remus, saudara kembar yang dibesarkan oleh serigala betina. Kisah ini mungkin sudah sering didengar, tapi tahukah kamu bagaimana kisah ini berkembang?

Legenda ini berawal ketika Romulus dan Remus, putra dari Rhea Silvia, cucu raja Alba Longa, ditelantarkan di Sungai Tiber. Mereka ditemukan dan dirawat oleh seekor serigala betina (dikenal sebagai lupa dalam bahasa Latin). Setelah dewasa, kedua bersaudara itu berencana mendirikan kota baru, tetapi mereka berselisih pendapat mengenai lokasi pembangunan kota tersebut.

Menurut mitologi, Romulus akhirnya membunuh Remus dan mendirikan kota Roma di atas Bukit Palatine pada 21 April 753 SM. Sejak itu, ulang tahun Roma dikenal sebagai Natale di Roma atau Roma’s Birthday. Setiap tahun, kota ini merayakannya dengan berbagai parade, festival, dan pertunjukan jalanan untuk menghormati tradisi Romawi kuno serta para leluhur mereka.

Legenda ini menggambarkan asal-usul Roma sebagai salah satu kota tertua yang terus dihuni di dunia dan tetap menjadi pusat peradaban yang berpengaruh hingga saat ini.

4. Lambang Kota Roma: Serigala Betina Sedang Menyusui 2 Bayi

Sobat Suka Fakta, lambang kota Roma adalah sosok serigala betina yang sedang menyusui dua bayi kembar. Ikon ini mungkin sering Sobat lihat di berbagai patung dan monumen kota Roma. Lambang ini diambil dari legenda Romulus dan Remus, yang dipercaya sebagai pendiri Roma. Cerita bermula ketika Romulus dan Remus, putra dari Rhea Silvia, ditelantarkan di Sungai Tiber.

Menurut legenda, mereka ditemukan oleh seekor serigala betina yang kemudian menyusui dan merawat mereka di dalam sebuah gua di Bukit Palatine. Serigala betina ini dikenal sebagai Lupa Capitolina. Setelah dewasa, Romulus mendirikan kota Roma pada 21 April 753 SM.

Serigala betina yang menjadi lambang kota Roma ini dikenal sebagai simbol keberanian, ketangguhan, dan kasih sayang. Patung Lupa Capitolina bisa Sobat Suka Fakta temui di berbagai sudut kota Roma sebagai representasi dari sejarah dan mitos pendirian kota yang penuh heroisme ini.

5. Memiliki Gereja Terbesar di Dunia

Sobat, selanjutnya mari kita bicarakan salah satu ikon kota Roma, yaitu Basilika Santo Petrus atau St. Peter’s Basilica. Gereja ini adalah gereja terbesar di Roma, bahkan di dunia! Terletak di dalam Kota Vatikan, Basilika Santo Petrus menjadi pusat Katolik Roma dan memiliki makna religius yang sangat penting.

Gereja ini berdiri di atas sirkus yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Santo Petrus, salah satu rasul Yesus. Pembangunan gereja dimulai pada 1506 oleh Paus Julius II dan selesai pada 1626. Arsitek yang terlibat dalam pembangunan basilika ini termasuk tokoh terkenal seperti Michelangelo, Bramante, dan Bernini.

Fitur arsitektural yang paling menonjol dari St. Peter’s Basilica adalah kubah besar yang dirancang oleh Michelangelo, memiliki tinggi 136,6 meter. Sobat Suka Fakta bisa naik ke atas kubah untuk menikmati pemandangan spektakuler Kota Vatikan dan kota Roma.

Selain itu, basilika ini juga menjadi rumah bagi berbagai karya seni berharga seperti La Pietà karya Michelangelo, patung Santo Petrus, dan Baldacchino Bernini yang megah. Setiap tahun, ribuan peziarah dan wisatawan mengunjungi basilica ini untuk berdoa, berziarah, atau sekadar menikmati arsitektur dan seni yang indah.

6. Pantheon, Bangunan Romawi yang Awalnya Dibangun Sebagai Kuil

Pantheon adalah salah satu keajaiban arsitektur Romawi yang paling terjaga dengan baik hingga kini. Bangunan ini awalnya dibangun sebagai kuil untuk menghormati dewa-dewa Romawi, namun kemudian beralih fungsi menjadi gereja Katolik.

Pantheon memiliki kubah beton terbesar yang pernah dibangun tanpa penopang. Kubah ini memiliki diameter sekitar 43,3 meter dan memiliki lubang di bagian tengah yang disebut oculus. Lubang ini menjadi satu-satunya sumber cahaya alami di dalam Pantheon. Saat cahaya matahari masuk melalui oculus, Sobat bisa menyaksikan efek pencahayaan yang memukau di dalam ruangan.

Bangunan ini pertama kali dibangun oleh Agrippa pada tahun 27 SM, tetapi terbakar habis dan dibangun kembali oleh Kaisar Hadrian sekitar tahun 118-125 Masehi. Hingga saat ini, Pantheon masih berdiri kokoh dan menjadi inspirasi bagi arsitek di seluruh dunia. Bahkan, Michelangelo pernah menyebut Pantheon sebagai “karya desain malaikat, bukan manusia.”

Di dalam Pantheon, Sobat Suka Fakta bisa menemukan makam tokoh terkenal seperti pelukis Raphael dan Raja Vittorio Emanuele II. Keunikan arsitektur dan nilai sejarahnya membuat Pantheon menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Roma.

7. Roma Memiliki Lebih dari 280 Air Mancur dan 900 Gereja

Kalau Sobat Suka Fakta suka air mancur, Roma adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Kota ini memiliki lebih dari 280 air mancur dan 900 gereja yang tersebar di seluruh penjuru kota.

Salah satu air mancur yang paling terkenal adalah Air Mancur Trevi (Fontana di Trevi). Air mancur barok ini dibangun pada abad ke-18 dan menjadi salah satu simbol ikonik kota Roma karena ada tradisi melempar koin ke dalam Air Mancur Trevi. Selain Air Mancur Trevi, Roma juga memiliki banyak air mancur lain yang tak kalah indah seperti Fontana dell’Acqua Paola, Fontana dei Quattro Fiumi, dan Fontana delle Naiadi.

Bicara soal gereja, Roma menjadi pusat dari Gereja Katolik dengan Vatikan sebagai pusatnya. Selain Basilika Santo Petrus, masih ada banyak gereja indah lain yang patut dikunjungi, seperti Basilica di Santa Maria Maggiore, San Giovanni in Laterano, dan Santa Maria in Trastevere.

Roma adalah kota yang kaya akan arsitektur religius dan seni sakral. Setiap sudutnya menceritakan sejarah panjang agama, seni, dan budaya yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Jadi, jika Sobat Suka Fakta sedang mencari pengalaman spiritual sekaligus wisata, Roma adalah jawabannya.

8. Tradisi Melempar Koin ke Air Mancur Trevi

Siapa yang enggak kenal Air Mancur Trevi? Seperti yang udah disinggung sebelumnya, Air Mancur Trevi adalah salah satu air mancur terkenal di Roma. Sobat Suka Fakta pasti sering melihat air mancur ini di film atau foto wisata Roma. Selain terkenal dengan keindahan desainnya, Air Mancur Trevi juga punya tradisi menarik, melempar koin.

Tradisi ini bermula dari legenda kuno yang mengatakan bahwa, siapapun yang melempar koin ke Air Mancur Trevi dengan posisi membelakangi dan tangan kanan melewati bahu kiri, maka mereka akan kembali ke Roma suatu hari nanti. Keindahan arsitektur dan legenda ini menarik wisatawan untuk ikut melempar koin sebagai tanda harapan mereka bisa kembali.

Hebatnya, hampir 700.000 euro koin dilemparkan ke Air Mancur Trevi setiap tahun. Koin-koin ini kemudian dikumpulkan dan disumbangkan kepada Caritas, sebuah organisasi amal yang membantu mereka yang membutuhkan.

Desain Air Mancur Trevi yang kita kenal sekarang dibuat oleh Nicola Salvi pada abad ke-18 dengan gaya Baroque yang penuh dengan detail. Air mancur ini dihiasi patung dewa laut Neptunus yang menaiki kereta yang ditarik oleh kuda laut. Air mancur ini juga menjadi simbol dari kemakmuran dan keindahan Roma yang selalu memikat wisatawan dari seluruh dunia.

9. Jalan Rahasia Passetto di Borgo

Selain arsitektur megah, Roma juga memiliki jalan rahasia yang menyimpan cerita sejarah. Sobat Suka Fakta pernah dengar tentang Passetto di Borgo? Dia adalah jalan rahasia yang menghubungkan Castel Sant’Angelo dengan Kota Vatikan.

Passetto di Borgo dibangun pada abad pertengahan sebagai jalur evakuasi bagi Paus dan staf Vatikan saat mereka dalam bahaya. Jalan ini memiliki panjang sekitar 800 meter dan digunakan secara diam-diam untuk melarikan diri dari serangan musuh.

Salah satu penggunaan paling terkenal dari Passetto di Borgo adalah saat Paus Clement VII melarikan diri dari tentara Kaisar Charles V selama Sacco di Roma pada tahun 1527. Jalan rahasia ini memungkinkan Paus berlindung di Castel Sant’Angelo dan selamat dari kekacauan yang terjadi.

Saat ini, Passetto di Borgo adalah salah satu situs bersejarah yang bisa Sobat kunjungi saat berada di Roma. Sobat bisa menyusuri jejak sejarah yang penuh misteri dan merasakan bagaimana jalan ini pernah digunakan sebagai jalur penyelamatan yang penting.

10. Trajan Market : Pusat Perbelanjaan Pertama di Dunia

Apakah Sobat Suka Fakta tahu bahwa pusat perbelanjaan pertama di dunia ada di Roma? Ialah Trajan Market (Mercati di Traiano), pasar komersial besar yang dibangun oleh Kaisar Trajan pada tahun 107-110 M.

Trajan Market dirancang oleh arsitek Apollodorus dari Damaskus yang terletak di dekat Roman Forum. Bangunan ini memiliki berbagai toko dan kios yang menjual berbagai macam barang, mulai dari pakaian hingga bahan makanan. Bahkan, ada kantor pemerintah dan ruang pengadilan di dalam kompleks ini.

Struktur pasar ini terdiri dari enam tingkat yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Arsitektur canggih Trajan Market menunjukkan betapa majunya bangsa Romawi dalam hal desain dan perencanaan perkotaan.

Meskipun sebagian besar bangunan sekarang menjadi reruntuhan, Sobat masih bisa merasakan atmosfer pusat perdagangan kuno ini saat berjalan di antara sisa-sisa dinding dan lengkungannya. Trajan Market adalah bukti nyata bagaimana Roma pernah menjadi pusat perdagangan yang sibuk dan kaya akan budaya.

11. Makna Simbol S.P.Q.R

Saat berkeliling kota Roma, Sobat Suka Fakta akan sering melihat tulisan “S.P.Q.R” di patung, jalanan, atau bangunan. Jadi, apa sebenarnya arti dari singkatan ini?

S.P.Q.R adalah singkatan dari Senatus PopulusQue Romanus, yang berarti “Senat dan rakyat Roma.” Ini adalah simbol pemerintahan Romawi kuno, melambangkan kekuatan dan persatuan antara Senat (pemerintahan) dan rakyat Roma.

Simbol ini pertama kali digunakan pada masa Republik Romawi untuk menunjukkan bahwa semua keputusan politik diambil oleh Senat dan rakyat. Seiring waktu, S.P.Q.R menjadi lambang kekuasaan dan kebanggaan kota Roma.

Hingga saat ini, S.P.Q.R masih digunakan sebagai simbol resmi kota Roma dan sering terlihat di berbagai sudut kota. Simbol ini menunjukkan betapa Roma menghargai warisan sejarah dan budaya mereka yang kaya. Jadi, setiap kali Sobat melihat tulisan S.P.Q.R, ingatlah bahwa Sobat sedang berada di salah satu kota dengan sejarah paling kaya di dunia.

12. Memiliki Hukum Khusus yang Melindungi Hak Kucing

Siapa yang suka kucing? Sobat Suka Fakta, kalau Sobat adalah pecinta kucing, pasti bakal senang berkunjung ke Roma. Di sini, kucing berkeliaran dengan bebas dan menjadi bagian dari pemandangan kota.

Tahukah Sobat bahwa Roma memiliki hukum khusus yang melindungi hak kucing untuk hidup dengan bebas di tempat mereka dilahirkan? Hukum ini memungkinkan kucing liar untuk berkeliaran di situs-situs bersejarah seperti Colosseum, Roman Forum, dan bahkan di reruntuhan kuil kuno.

Salah satu tempat paling terkenal untuk melihat kucing adalah Largo di Torre Argentina, situs arkeologi yang diyakini sebagai lokasi pembunuhan Julius Caesar. Di sini, ratusan kucing liar berlindung di antara reruntuhan kuno dan dirawat oleh sukarelawan setempat.

Banyak juga organisasi sukarelawan yang mendirikan tempat penampungan bagi kucing liar di Roma. Mereka menyediakan makanan, perawatan medis, dan bahkan mencari rumah baru bagi kucing-kucing yang butuh tempat tinggal.

Hukum perlindungan kucing ini mencerminkan bagaimana warga Roma menghargai keberadaan hewan ini sebagai bagian dari sejarah dan budaya mereka. Jadi, jika Sobat Suka Fakta berkunjung ke Roma, jangan heran jika Sobat melihat kucing yang berkeliaran dengan santai di antara reruntuhan bersejarah.

13. Minum Cappucino Setelah Jam 11 Siang

Bagi Sobat Suka Fakta yang pecinta kopi, tradisi minum cappuccino di Roma pasti bakal bikin penasaran. Orang Italia sangat menghargai kopi, di mana cappuccino menjadi salah satu minuman favorit mereka.

Namun, ada satu aturan tak tertulis yang harus Sobat ketahui, jangan pernah minum cappuccino setelah jam 11 siang. Ya! Di Roma, minum cappuccino setelah siang hari dianggap aneh dan tidak sesuai tradisi. Orang Italia lebih suka menikmati cappuccino di pagi hari sebagai sarapan, biasanya dengan cornetto (kue croissant ala Italia).

Tradisi ini mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, tapi memiliki alasan yang kuat. Cappuccino yang terdiri dari susu dan kopi dianggap terlalu berat untuk diminum setelah makan siang. Sebagai gantinya, orang Italia lebih suka menikmati espresso setelah makan siang atau makan malam.

Jadi, saat Sobat berkunjung ke Roma, pastikan Sobat memesan cappucino di pagi hari untuk merasakan pengalaman otentik ala Roma. Setelah itu, Sobat bisa menikmati kopi lainnya seperti espresso atau macchiato di siang atau sore hari.

14. Air Mancur Kecil yang Tersebar di Seluruh Penjuru

Selain Air Mancur Trevi yang terkenal, Roma memiliki ribuan air mancur kecil yang tersebar di seluruh penjuru kota. Uniknya, setiap air mancur ini bisa digunakan sebagai sumber air minum!

Air mancur ini dikenal dengan nama nasone karena bentuknya yang menyerupai hidung besar. Sobat bisa menemukan lebih dari 2.000 nasone di seluruh Roma, di mana setiap air mancur menyediakan air segar yang bisa langsung diminum.

Air mancur kecil ini sebagian besar dipasok oleh saluran air kuno yang dikenal sebagai Aqua Appia, sistem saluran air pertama yang dibangun pada tahun 312 SM. Sistem ini membawa air dari sumber gunung sejauh 100 km ke kota Roma.

Keberadaan nasone menunjukkan betapa canggihnya peradaban Romawi dalam hal penyediaan air bersih. Bahkan, hingga hari ini, Sobat masih bisa menikmati air segar dari setiap nasone tanpa perlu khawatir tentang kualitas air.

Jadi, jangan lupa membawa botol air kosong saat berkeliling Roma. Sobat bisa mengisi ulang botol di setiap nasone yang Sobat temui sepanjang jalan. Selain hemat, Sobat juga bisa merasakan pengalaman unik ala Roma!

Bagaimana, Sobat Suka Fakta? Fakta-fakta ini membuat Roma semakin menarik, bukan? Kita masih punya beberapa fakta menarik lainnya yang bakal bikin Sobat semakin penasaran!

15. Vatikan, Negara di Dalam Kota Roma

Sobat Suka Fakta, percaya gak, kalo ada negara kecil di dalam kota Roma? Ialah Vatikan, negara terkecil di dunia yang terletak tepat di tengah-tengah kota Roma. Luasnya hanya sekitar 44 hektar dengan populasi lebih dari 800 orang. Namun, meskipun kecil, Vatikan memiliki pengaruh besar secara politik, religius, dan budaya, lho, Sobat.

Vatikan adalah pusat spiritual Gereja Katolik Roma dan menjadi kediaman resmi Paus, pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia. Di dalam Vatikan terdapat berbagai landmark terkenal seperti Basilika Santo Petrus, Kapel Sistina, dan Museum Vatikan yang menyimpan banyak karya seni berharga.

Salah satu daya tarik terbesar di Vatikan adalah Kapel Sistina yang memiliki lukisan langit-langit karya Michelangelo yang terkenal, menggambarkan The Last Judgment dan adegan-adegan dari Alkitab.

Selain keindahan arsitektur dan seni, Vatikan juga memiliki Garda Swiss, pasukan militer kecil yang bertugas melindungi Paus. Tentara ini dikenal dengan seragam warna-warni khas yang dirancang oleh Michelangelo sendiri.

Meski menjadi negara terkecil di dunia, Vatikan tetap menjadi salah satu tempat paling berpengaruh, terutama bagi umat Katolik. Jadi, jika Sobat Suka Fakta mengunjungi Roma, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi negara kecil yang unik ini.

16. Makna Pepatah “Semua Jalan Menuju Roma”

Kalau Sobat pernah dengar pepatah “semua jalan menuju ke Roma”, Sobat pasti tahu betapa besarnya pengaruh jaringan jalan Romawi di masa lalu. 

Pada puncak kejayaannya, bangsa Romawi membangun jaringan jalan sepanjang 53.000 mil yang menghubungkan berbagai wilayah di Eropa, Asia, dan Afrika.

Setiap mil Romawi berukuran sekitar 4.800 kaki dan ditandai dengan tonggak batu yang disebut milestone. Jalan-jalan ini memungkinkan pasukan Romawi bergerak cepat ke berbagai penjuru kekaisaran, serta memudahkan perdagangan dan komunikasi.

Jalan raya Romawi yang paling terkenal adalah Via Appia, yang dibangun pada tahun 312 SM oleh censor Appius Claudius Caecus. Jalan ini menghubungkan Roma dengan Capua dan kemudian diperpanjang hingga Brindisi di pesisir tenggara Italia. 

Jalan ini memiliki konstruksi yang canggih dan lapisan batu yang kuat. Gak heran kalo jalan ini tetap digunakan selama berabad-abad.

Jaringan jalan ini membuktikan betapa majunya bangsa Romawi dalam perencanaan infrastruktur. Banyak jalan modern di Eropa yang dibangun di atas rute jalan Romawi kuno, menunjukkan bahwa warisan Romawi tetap hidup hingga saat ini.

17. Cloaca Maxima, Sistem Saluran Pembuangan Pertama di Dunia

Sobat Suka Fakta, tahukah Sobat bahwa Roma memiliki sistem saluran pembuangan pertama di dunia? Sistem ini dikenal sebagai Cloaca Maxima dan dibangun pada abad ke-6 SM.

Cloaca Maxima awalnya adalah sebuah parit luar yang membantu mengalirkan air dari Forum Romawi ketika terjadi banjir. Seiring waktu, saluran ini ditingkatkan dan dibangun ulang menjadi sistem saluran pembuangan bawah tanah yang canggih.

Saluran pembuangan ini membawa limbah dari sebagian besar kota Roma kuno dan membuangnya ke Sungai Tiber. Meskipun tidak langsung terhubung ke rumah tinggal, Cloaca Maxima menjadi bagian penting dari sistem sanitasi kota dengan melayani istana kaisar, pemandian umum, dan WC umum.

Hebatnya, sebagian besar Cloaca Maxima masih berfungsi hingga saat ini, meskipun sudah berusia lebih dari 2.500 tahun. Ini menunjukkan betapa canggihnya teknik sipil bangsa Romawi kuno dalam merancang infrastruktur kota.

Keberadaan Cloaca Maxima adalah bukti nyata bagaimana Roma kuno mengutamakan kebersihan dan kesehatan, sehingga menjadikannya salah satu peradaban paling maju di zamannya.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, Roma benar-benar merupakan kota yang kaya akan sejarah, budaya, dan arsitektur. Mulai dari kisah legenda pendirian kota, kehebatan arsitektur Colosseum, kota pertama di dunia dengan populasi 1 juta, hingga berbagai fakta menariknya telah menunjukkan bahwa Roma merupakan pusat peradaban kuno.

Dari semua fakta menarik ini, jelas bahwa Roma tidak hanya sekedar kota wisata, tetapi juga sebuah museum hidup yang menggambarkan kejayaan peradaban Romawi kuno. Setiap sudut kota ini bagaikan potongan puzzle sejarah yang layak untuk dijelajahi dan dikagumi.

Jadi, Sobat Suka Fakta, mana fakta menarik Roma yang paling Sobat suka? Yuk, bagikan pendapat dan pengalaman Sobat saat mengunjungi Roma atau fakta menarik lainnya yang Sobat ketahui tentang kota ini!

REFERENSI:

  • GridKids “15 Fakta Menarik Roma, Ibu Kota Italia Sekaligus Kota Tertua di Dunia.” GridKids. Tersedia: https://kids.grid.id/read/473920919/15-fakta-menarik-roma-ibu-kota-italia-sekaligus-kota-tertua-di-dunia?page=all
  • Jurnal Soreang “50 Fakta Luar Biasa Kota Roma Italia, Ini Tak Mungkin Ada di Bandar Seri Begawan dan Jakarta.” Jurnal Soreang. Tersedia: https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-1013266739/50-fakta-luar-biasa-kota-roma-italia-ini-tak-mungkin-ada-di-bandar-seri-begawan-dan-jakarta-begini-rinciannya?page=all
  • WorldStrides “12 Interesting Facts About Rome.” WorldStrides. Tersedia: https://worldstrides.com/blog/2016/10/12-interesting-facts-about-rome/
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *