Fakta Unik

Permainan Cekang, Mainan Tradisional yang Menggunakan Ketapel

55
×

Permainan Cekang, Mainan Tradisional yang Menggunakan Ketapel

Sebarkan artikel ini
Permainan Cekang, Mainan Tradisional yang Menggunakan Ketapel
Permainan Cekang, Mainan Tradisional yang Menggunakan Ketapel. Sumber: Dok. aturanpermainan.blogspot.com

Hai, sobat suka fakta! Siapa di sini yang doyan main game? Pasti hampir semua dari kita pernah ngerasain asiknya bermain game, baik yang modern maupun yang tradisional. Nah, kali ini kita bakal bahas salah satu permainan tradisional Kalimantan yang mungkin belum banyak kalian tahu, yaitu Permainan Cekang.

Di Kalimantan sendiri ada banyak banget permainan tradisional Sob, mulai dari permainan Gasing, permainan Belogo, permainan Lawang Sakepeng, permainan Belincar, permainan Pindah Bintang, hingga permainan Egrang. Permainan tradisional tuh punya peran penting dalam budaya kita, lho. 

Selain sebagai hiburan, permainan ini juga jadi media buat menanamkan nilai-nilai luhur ke generasi muda. Bayangin deh, dari permainan tradisional kita bisa belajar banyak hal, mulai dari kerjasama, kejujuran, sampai menghargai alam dan lingkungan sekitar. 

Tapi, sayangnya, dengan teknologi yang semakin canggih, banyak permainan tradisional yang mulai ditinggalkan. Nah, makanya penting banget buat kita melestarikan dan ngenalin lagi permainan-permainan ini ke anak-anak jaman sekarang.

Nah, sekarang siap-siap deh buat nostalgia ke masa kecil dan ngerasain lagi serunya main permainan tradisional yang satu ini! Yuk, kita mulai perjalanan ini!

Berasal dari Tana Tidung, Kalimantan Utara

Tana Tidung.
Potret Kabupaten Tana Tidung. Sumber: Dok. tanatidungkab.go.id

Permainan seru ini berasal dari Kalimantan Utara, tepatnya di daerah Tana Tidung. Di sana, permainan ini sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Mereka biasanya main Cekang saat sore hari atau waktu lagi libur sekolah.

Kenapa namanya Cekang? Nah, ini menarik! Nama “Cekang” diambil dari alat utama yang dipakai dalam permainan ini, yaitu ketapel. Di daerah lain, misalnya Jawa, permainan ini dikenal dengan nama gedangan atau pisangan. Jadi, sebenarnya permainan ini punya variasi nama di berbagai daerah di Indonesia.

Permainan Cekang ini punya sejarah panjang dan erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Tana Tidung. Dulu, anak-anak di sana sering main Cekang untuk menghabiskan waktu luang sambil menunggu orang tua mereka pulang dari ladang atau hutan. Selain buat hiburan, permainan ini juga jadi ajang latihan ketangkasan dan kecepatan bagi anak-anak.

Alat yang Dibutuhkan hanya Ketapel dan Peluru dari Buah

permainan cekang
Potret alat untuk memainkan permainan cekang. Sumber: IST

Alat utama yang wajib ada tentu saja ketapel atau yang biasa disebut cekang. Ketapel ini dibuat dari cabang ranting pohon mangrove yang dibentuk sedemikian rupa. Jangan lupa juga karet sebagai pemantulnya.

Terus, ada juga buah yang digunakan sebagai peluru. Biasanya, anak-anak menggunakan buah pisangan atau buah bonsai. Buah ini gampang ditemukan di sekitar pohon mangrove yang tumbuh di atas air bercampur lumpur. Jadi, sebelum main, anak-anak harus berpetualang dulu mencari buah-buahan ini.

Gimana cara buat ketapel dan dapatkan buahnya? Tenang, sederhana, kok! Anak-anak biasanya cari ranting pohon mangrove yang kuat, lalu membentuknya jadi ketapel. Setelah itu, mereka pasang karet sebagai pemantul buah pisangan atau bonsai yang dilipat serupa anak panah. 

Nah, buah pisangan atau bonsai ini nanti dipakai buat nembak cecak di dinding rumah. Seru dan menantang, kan?!

Cara Bermain Cekang

Cekang
Potret permainan Cekang. Sumber: Dok. merdeka.com

Oke, sobat suka fakta, sekarang kita masuk ke bagian yang paling ditunggu-tunggu, yaitu cara main Permainan Cekang. Biar makin seru, yuk ikutin langkah-langkah berikut ini:

Persiapan

Pastikan semua alat dan bahan sudah siap. Ketapel (cekang) sudah dirakit dengan karet yang kuat, dan buah pisangan atau bonsai sudah dikumpulkan.

Aturan Dasar

Tentukan area bermainnya. Biasanya, permainan ini dilakukan di halaman rumah yang luas atau di dekat hutan mangrove. Tentukan juga target yang bakal ditembak, misalnya cecak di dinding rumah.

Teknik Menembak

Pegang ketapel dengan satu tangan, tarik karet dengan tangan yang lain sambil menempatkan buah pisangan atau bonsai di tengahnya. Bidik ke arah target dan lepaskan karet untuk menembakkan buah. Cek kemampuan dan ketangkasan kalian dalam menembak cecak di dinding!

Tips dan Trik

Untuk meningkatkan akurasi, usahakan memegang ketapel dengan stabil dan jangan terburu-buru saat menarik karet. Fokus pada target dan pastikan posisi buah pisangan atau bonsai tepat di tengah karet. Latihan terus supaya makin jago, ya!

Permainan Cekang Mengandung Berbagai Manfaat dan Nilai Budaya

Permainan Cekang
Potret permainan Cekang. Sumber: IST

Permainan Cekang bukan cuma seru, tapi juga punya banyak manfaat, sobat suka fakta. Ini dia beberapa manfaat dan nilai-nilai yang bisa kita ambil dari permainan ini:

Manfaat Fisik

Bermain Cekang melatih koordinasi tangan dan mata, serta meningkatkan kekuatan tangan dan lengan. Selain itu, bergerak mencari buah di area bakau juga bikin badan lebih aktif dan sehat.

Manfaat Sosial

Permainan ini mengajarkan kerjasama dan sportivitas. Anak-anak belajar bagaimana berkompetisi secara sehat dan jujur. Selain itu, mereka juga belajar berbagi alat dan bahan dengan teman-teman.

Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

Lewat permainan Cekang, anak-anak jadi lebih mengenal lingkungan sekitar mereka, terutama hutan mangrove. Mereka belajar menghargai alam dan pentingnya melestarikan lingkungan. Tak hanya itu, Permainan Cekang juga mengajarkan kita untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal. 

Dengan bermain permainan tradisional, kita turut serta dalam menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman. Jadi, ayo sobat suka fakta, jangan ragu buat coba permainan seru ini dan ajak teman-teman kalian juga!

Cerita Seru dari Para Pemain Cekang

Sobat Suka Fakta, siapa nih yang udah gak sabar buat tahu pengalaman seru dari pemain Cekang? Nah, di bagian ini kita akan mendengar cerita menarik langsung dari mereka yang sering main permainan ini.

Ada satu cerita dari Arif, seorang pemuda asli Tana Tidung. Dia bilang bermain cekang sangatlah seru. Arif mengaku ia sering bermain cekang bersama teman-temannya saat sore hari.

 “Waktu kecil, hampir setiap sore aku dan teman-teman selalu main Cekang. Kita berlomba-lomba cari buah pisangan di hutan bakau. Kadang sampai kotor-kotoran kena lumpur, tapi itu justru yang bikin seru. Kalau udah dapat buahnya, kita langsung adu ketangkasan nembak cecak di dinding rumah. Pokoknya, seru banget!,” cerita Arif.

Lain lagi cerita dari Siti, yang sekarang sudah beranjak dewasa. Ia mengatakan bahwa bermain cekang bukan hanya soal permainan belaka, tapi juga soal kebersamaan dengan teman-teman, membuat satu sama lain semakin akrab dan kompak. 

“Main Cekang itu bukan cuma soal nembak cecak, tapi juga soal kebersamaan. Aku ingat, dulu sering banget main bareng teman-teman sekampung. Kita ketawa, bercanda, dan sesekali saling ngeledek kalau ada yang meleset nembaknya. Main Cekang bener-bener bikin kita jadi lebih akrab dan kompak,” kenang Siti.

Cerita-cerita seperti ini pasti bikin kita makin pengen coba main Cekang, ya! Selain seru, permainan ini juga bikin kita lebih dekat dengan teman-teman dan lingkungan sekitar.

Perbandingan Permainan Cekang dengan Permainan Tradisional Lain

permainan cekang
Potret permainan Gasing. Sumber: IST

Nah, sobat suka fakta, sekarang kita bahas sedikit perbandingan antara Permainan Cekang dengan permainan tradisional lainnya dari Kalimantan. Ini dia beberapa permainan yang bisa kita bandingkan:

Gasing/Bagasing

Permainan ini menggunakan dua benda berbentuk gasing yang dibenturkan setelah diputar dengan tali. Berbeda dengan Cekang yang lebih menekankan ketepatan menembak, perminan Gasing lebih mengutamakan kekuatan dan kecepatan putaran.

Pindah Bintang

Permainan ini mengandalkan kecepatan dan strategi untuk berpindah tempat sesuai aba-aba. Mirip dengan Cekang dalam hal ketangkasan, tapi Pindah Bintang lebih banyak melibatkan gerakan fisik.

Belincar

Ini permainan yang melibatkan melempar objek datar ke arah taruhan. Permainan ini lebih banyak melibatkan strategi dan ketepatan lemparan, mirip dengan Cekang, tapi dengan alat dan cara main yang berbeda.

Setiap permainan tradisional punya keunikan masing-masing, tapi semuanya sama-sama mengajarkan nilai-nilai positif dan kebersamaan.

Upaya yang Bisa Dilakukan untuk Melestarikan Permainan Cekang

Sobat Suka Fakta, kita masuk ke bagian penting tentang bagaimana upaya kita melestarikan Permainan Cekang. Melestarikan permainan tradisional itu penting banget, biar gak hilang ditelan zaman. Ini dia beberapa langkah yang bisa kita lakukan:

Peran Masyarakat dan Pemerintah

Masyarakat lokal dan pemerintah setempat punya peran besar dalam melestarikan permainan ini. Mereka bisa mengadakan festival permainan tradisional, lomba-lomba Cekang, dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga warisan budaya.

Peran Sekolah dan Komunitas

Sekolah dan komunitas juga bisa ikut berperan dengan mengenalkan permainan Cekang kepada anak-anak. Misalnya, lewat kegiatan ekstrakurikuler atau acara-acara khusus yang melibatkan permainan tradisional.

Media Sosial dan Internet

Di era digital ini, kita juga bisa memanfaatkan media sosial dan internet untuk mempromosikan permainan Cekang. Bikin konten menarik, video tutorial cara bermain, atau cerita-cerita seru tentang Cekang. Siapa tahu, banyak yang tertarik dan ikut mencoba!

Ajak Teman-Teman Main

Cara paling sederhana dan langsung adalah dengan mengajak teman-teman kita main Cekang. Semakin banyak yang main, semakin besar kemungkinan permainan ini tetap hidup dan dikenal.

Kesimpulan

Nah, sobat suka fakta, kita sudah sampai di penghujung artikel. Dari pembahasan tadi, kita bisa lihat bahwa Permainan Cekang bukan cuma permainan biasa. Selain seru, permainan ini juga mengandung banyak nilai positif dan kaya akan budaya lokal. Mulai dari sejarahnya yang panjang, cara bermain yang unik, sampai manfaat-manfaat yang bisa kita dapatkan.

Dengan melestarikan permainan tradisional seperti Cekang, kita gak cuma menjaga warisan budaya, tapi juga mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kebugaran fisik. Jadi, yuk, kita bareng-bareng melestarikan permainan ini. Ajak teman-teman, keluarga, dan siapa pun untuk ikut main dan kenal lebih dekat dengan Permainan Cekang.

Semoga artikel ini bisa menginspirasi kalian buat lebih mengenal dan mencintai permainan tradisional. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, dan tetap semangat menjaga warisan budaya kita, ya!

REFERENSI

  • Aturan Permainan. (2021). Daftar Permainan Tradisional Provinsi Kalimantan Utara. Diakses dari https://aturanpermainan.blogspot.com/2021/11/daftar-permainan-tradisional-provinsi-kaltara.html
  • Mamasewa. (2021). 8 Permainan Tradisional Kalimantan yang Masih Terjaga. Diakses dari https://mamasewa.com/blog/8-permainan-tradisional-kalimantan-yang-masih-terjaga/
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *