Misteri

Fakta Mengerikan tentang Andres Mendoza, Pembunuh dan Kanibal Puluhan Wanita

345
×

Fakta Mengerikan tentang Andres Mendoza, Pembunuh dan Kanibal Puluhan Wanita

Sebarkan artikel ini
Fakta Mengerikan Tentang Andres Mendoza, Pembunuh dan Kanibal Puluhan Wanita
Fakta Mengerikan Tentang Andres Mendoza, Pembunuh dan Kanibal Puluhan Wanita. Sumber: Redes sociais/Reprodução

Hai, Sobat Suka Fakta! Kalian tau nggak nama Andres Mendoza? Yap, dia adalah pembunuh berantai sekaligus kanibal yang sempat menggemparkan dunia dengan kejahatan-kejahatannya yang super sadis.

Bayangin deh, Sobat, selama hampir tiga dekade, Andres Mendoza berhasil melakukan aksi-aksi kejamnya tanpa terendus hukum. Bukan cuma soal pembunuhan, tapi juga mutilasi dan kanibalisme! Serem banget, kan?! Julukan “Kanibal Atizapan” pun disematkan kepadanya karena aksinya yang mengerikan.

Sob, meski mengerikan, kasus ini memiliki pelajaran penting yang bisa kita ambil untuk mencegah kejadian serupa terulang. Jadi, yuk kita telusuri lebih dalam tentang siapa sebenarnya Andres Mendoza. So, stay tuned karena banyak informasi menarik dan menegangkan yang bakal kamu temukan!

1. Polisi Menemukan Potongan Tubuh Wanita di Rumah Andres

Ruang bawah tanah.
Ruang bawah tanah. Sumber: news.detik.com

Sobat Suka Fakta, semua bermula pada 15 Mei 2021, ketika Andres Mendoza ditangkap di rumahnya yang terletak di Atizapán de Zaragoza, Negara Bagian Meksiko. Bayangin aja, saat itu polisi menemukan tubuh seorang wanita yang sudah terpotong-potong di ruang bawah tanah rumah Mendoza. 

Korban pertama yang ditemukan bernama Reyna González Amador, yang telah dilaporkan hilang oleh suaminya, Bruno Ángel Portillo pada 14 Mei 2021. Penangkapan ini menjadi titik awal pengungkapan kejahatan-kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh Mendoza selama hampir 30 tahun! 

Saat itu, polisi tidak hanya menemukan tubuh Reyna, tapi juga berbagai barang-barang milik wanita lain, termasuk pakaian, sepatu, riasan, dan bahkan rekaman kaset yang mendokumentasikan pembunuhan tersebut. Serem banget, kan?!

2. Mengiming-Imingi Korban dengan Minum Bersama Atau Melakukan Seks

Sepasang kekasih
Ilustrasi sepasang kekasih. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, ngomongin soal modus operandi, Andres Mendoza melakukan kejahatannya benar-benar bikin bulu kuduk berdiri. Sebagian besar korbannya adalah wanita yang ditemuinya di bar-bar sekitar Tlalnepantla. 

Mendoza menggunakan keahlian sosialnya untuk mendekati para korban, dengan mengundang mereka ke rumahnya dengan dalih untuk minum bersama atau melakukan hubungan seksual. Di rumahnya, Mendoza akan menyajikan minuman beralkohol kepada korbannya, lalu membunuh mereka dengan cara menusuk.

Ngerinya lagi, setelah membunuh korbannya, Mendoza memutilasi tubuh mereka dan menyimpan sebagian tubuh itu di ruang bawah tanah di rumahnya. Ada laporan yang menyebutkan bahwa dia juga menguliti wajah dan rambut korbannya.  Dengan latar belakang sebagai tukang daging, Mendoza sangat paham cara membedah dan memotong tubuh manusia.

3. Telah Membunuh Lebih dari 30 Wanita Selama 30 Tahun

tulang tangan manusia
Ilustrasi tulang tangan manusia. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, yang paling mengerikan dari kasus ini adalah jumlah korban yang sangat banyak. Awalnya, Mendoza dituduh bertanggung jawab atas setidaknya 19 pembunuhan, tapi investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa jumlah korban bisa mencapai lebih dari 30 orang. 

Ya, pada Juni 2021, polisi menemukan 3.787 tulang di rumah Mendoza, dan jumlah ini terus bertambah hingga mencapai 4.600 tulang pada akhir tahun yang sama.  Bukti-bukti yang ditemukan di rumah Mendoza itu juga mencakup berbagai barang milik korban seperti pakaian, sepatu, dan tas.

Ada juga buku catatan yang berisi daftar nama-nama wanita yang diduga sebagai korban Mendoza.  Bahkan, yang paling mengerikan adalah rekaman video yang mendokumentasikan bagaimana Mendoza membunuh dan memutilasi para korbannya.

Bukti-bukti ini menjadi dasar kuat untuk menghukum Mendoza dengan penjara seumur hidup. Dengan semua fakta mengerikan ini, nggak heran kalau kasus Andres Mendoza menjadi salah satu kasus pembunuhan berantai paling mengerikan dalam sejarah Meksiko. 

4. Andres Mendoza Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Andres
Potret Andres. Sumber: pikiran-rakyat.com

Sobat Suka Fakta, beruntungnya, setelah penangkapan mengerikan tersebut, proses hukum Andres Mendoza berjalan dengan cepat. Pada tanggal 15 Mei 2021, Mendoza ditangkap oleh polisi di rumahnya setelah mereka menemukan tubuh Reyna González Amador yang sudah terpotong-potong. 

Penemuan ini membuat polisi segera melakukan penggeledahan menyeluruh di rumah Mendoza, yang akhirnya mengungkap lebih banyak bukti dari kejahatannya.

Dalam pengadilan, Mendoza menghadapi berbagai tuduhan yang sangat berat. Ia dituduh melakukan setidaknya 19 pembunuhan, meskipun jumlah korban sebenarnya diperkirakan bisa mencapai lebih dari 30 orang. 

Bukti-bukti kuat seperti rekaman video, buku catatan dengan daftar nama-nama korban, serta ribuan tulang belulang yang ditemukan di rumahnya membuat jaksa penuntut dengan mudah memaparkan kasusnya. Pada tahun 2022, Mendoza dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

5. Sebelum Kejahatan Terungkap, Mendoza Memiliki Image yang Baik di Masyarakat

Penjual daging.
Ilustrasi penjual daging. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, sebelum semua kejahatan mengerikan ini terungkap, Andres Mendoza tampak seperti warga biasa. Dia bekerja sebagai tukang daging, sebuah pekerjaan yang memberinya keahlian dalam memotong dan membedah tubuh, yang kemudian digunakannya dalam aksi kejahatan itu. 

Mencengangkannya lagi, Mendoza juga ternyata sempat menjabat sebagai presiden dewan partisipasi warga di lingkungannya, sebuah posisi yang membuatnya tampak sebagai anggota masyarakat yang dihormati dan bertanggung jawab.

Yup! Pepatah, don’t judge a book by the cover, memang ada benarnya. Sob, siapa sangka, di balik peran Mendoza yang cukup berpengaruh di masyarakat itu, ia ternyata menyimpan kebrutalan yang tak pernah bisa dibayangkan oleh siapapun.

6. Kasus Kejahatan Ini Membuat Masyarakat Trauma

Sobat Suka Fakta, kasus Andres Mendoza meninggalkan dampak yang sangat besar pada masyarakat. Bukan hanya keluarga korban yang mengalami trauma mendalam, tetapi juga seluruh warga di Atizapán de Zaragoza. 

Ya, warga sekitar yang awalnya mengenal Mendoza sebagai sosok yang ramah dan baik hati merasa sangat terguncang mengetahui kenyataan di balik kepribadiannya yang sebenarnya. Secara psikologis, kasus ini menimbulkan ketakutan dan ketidakpercayaan di masyarakat.

Banyak yang mulai merasa was-was terhadap orang-orang di sekitar mereka, takut bahwa bisa saja ada “Mendoza” lain di antara mereka.  Selain itu, kasus ini juga memicu perbincangan luas tentang pentingnya pengawasan dan deteksi dini terhadap tanda-tanda perilaku menyimpang yang bisa menjadi ancaman bagi masyarakat.

7. Pelajaran yang Bisa Diambil dari Kasus Kejahatan Andres Mendoza

Sobat Suka Fakta, dari kasus Andres Mendoza ini, kita bisa belajar banyak hal penting. Pertama, pentingnya kewaspadaan dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Jangan pernah menganggap remeh tanda-tanda perilaku yang mencurigakan, terutama jika melibatkan kekerasan atau tindakan yang tidak wajar.

Kedua, kasus ini menunjukkan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan tepat. Proses hukum yang cepat dan efektif dalam menangani kasus ini menunjukkan bahwa keadilan dapat ditegakkan meskipun kejahatannya sangat mengerikan. 

Kasus ini juga menggarisbawahi penting adanya hukum yang lebih spesifik untuk menangani kejahatan yang tidak biasa seperti kanibalisme.

Ketiga, kita belajar tentang pentingnya dukungan psikologis bagi para korban dan keluarga mereka. Trauma yang dialami oleh mereka yang terdampak langsung oleh kasus ini membutuhkan penanganan yang serius dan berkelanjutan. Dari sini, kita jadi tahu betapa pentingnya dukungan psikologis bagi para korban kejahatan.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, kisah Andres Mendoza adalah sebuah cerita yang sangat mengerikan dan penuh dengan pelajaran penting. Sebagai seorang pembunuh berantai dan kanibal, Mendoza berhasil menunjukkan bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja dan dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang yang tidak mencurigakan.

Semoga kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mendukung penegakan hukum yang adil dan tepat. Akhir kata, jangan lupa untuk selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan diri serta orang-orang tercinta di sekitar kita.

REFERENSI:

  • Wikipedia. (n.d.). “Andrez Mendoza”. Diakses dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Andr%C3%A9s_Mendoza_(serial_killer)
  • La Prensa. (2021). “El Canibal de Atizapan”. Diakses dari: https://www.la-prensa.com.mx/archivos-secretos/el-canibal-de-atizapan-andres-filomeno-mendoza-celis-mataba-y-descuartizaba-a-sus-victimas-10484106.html
  • Infobae. (2024). “El Monstruo de Atizapán recibe octava sentencia condenatoria por feminicidio y desaparición”. Diakses dari: https://www.infobae.com/mexico/2024/02/11/el-monstruo-de-atizapan-recibe-octava-sentencia-condenatoria-por-feminicidio-y-desaparicion/
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *