Fakta Dunia

7 Fakta Unik Ayam Goreng Tepung, Rahasia Buttermilknya yang Bikin Juicy dan Lezat!

80
×

7 Fakta Unik Ayam Goreng Tepung, Rahasia Buttermilknya yang Bikin Juicy dan Lezat!

Sebarkan artikel ini
Ayam Goreng Tepung,
11 Fakta Unik Ayam Goreng Tepung, Rahasia Buttermilknya yang Bikin Juicy dan Lezat. Sumber: IST

Hai, Sobat Suka Fakta! Siapa nih yang doyan banget sama ayam goreng tepung? Pasti banyak, kan?! Ayam goreng tepung ini memang gak kalah menarik dari bebek peking, lho, Sob! Gimana nggak, ayam goreng tepung ini memang selalu berhasil bikin kita ngiler!

Ayam goreng tepung, atau yang sering disebut fried chicken, adalah salah satu makanan yang super populer di berbagai negara. Nggak cuma enak, ayam goreng tepung juga bisa ditemukan di mana-mana, mulai dari warung kaki lima sampai restoran mewah. 

Fakta Unik Ayam Goreng Tepung

Sobat Suka Fakta, meski banyak digemari, ternyata masih banyak yang gak tau dari mana ayam goreng tepung berasal. Yup! Kalo kamu mikir ayam goreng tepung ini berasal dari Amerika, kamu salah besar, Sob! Penasaran, kan?! Yuk, langsung saja kita mulai wisata kuliner kita ini!

1. Berasal dari Skotlandia

 bendera Skotlandia.
Potret bendera Skotlandia. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, kalian tahu nggak kalau ayam goreng tepung ternyata punya sejarah panjang? Yup, makanan yang kita kenal dan cinta ini pertama kali dikenal di Eropa pada Abad Pertengahan sebagai gorengan. 

Tapi yang pertama kali menggoreng ayam dengan lemak adalah orang Skotlandia. Menariknya, mereka nggak pakai bumbu sama sekali, lho! Jadi, kebayang, kan, gimana sederhananya ayam goreng mereka waktu itu?

Ayam goreng tepung ini kemudian terkenal di Amerika Serikat karena dibawa oleh imigran Skotlandia. Jadi, meskipun kita sering ngira ayam goreng tepung itu makanan asli Amerika, sebenarnya asalnya dari Skotlandia, lho!

2. Bumbunya Berasal dari Afrika Barat

 Minyak Kelapa sawit.
Potret Minyak Kelapa sawit. Sumber: IST

Nah, kalau bumbu pada ayam goreng tepung itu ternyata berasal dari budaya masyarakat Afrika Barat. Di sana, mereka sudah lama punya kebiasaan membumbui ayam dengan adonan dan menggorengnya pakai minyak kelapa sawit. 

Pas orang-orang Afrika yang diperbudak dan dibawa ke Amerika, mereka menggabungkan teknik menggoreng ala Skotlandia dengan bumbu khas mereka sendiri. Hasilnya? Ayam goreng tepung yang renyah di luar, lembut di dalam, dan super lezat! Yummy!!!

3. Dikenal sebagai Hidangan Spesial

 Ayam goreng tepung
Potret Ayam goreng tepung. Sumber: IST

Dulu, ayam goreng tepung bukanlah makanan sehari-hari. Hingga awal 1900-an, makanan ini dikenal sebagai hidangan spesial untuk acara-acara tertentu dan hari libur. Kenapa? Karena dulu ayam itu langka dan proses pembuatannya memakan waktu lama. 

Beruntungnya, sekarang kita bisa makan ayam goreng tepung kapan aja dan di mana aja. Bayangkan, dulu orang-orang cuma bisa menikmati makanan lezat ini di momen-momen spesial aja.

4. Dulunya Dikonsumsi oleh Budak di Amerika

Amerika.
Potret Bendera Amerika. Sumber: IST

Sob, perkembangan ayam goreng tepung ini gak lepas dari peran masa perbudakan di Amerika. Saat itu, para budak diizinkan memelihara ayam dan sering menggorengnya untuk acara-acara khusus sebelum perang. 

Pada masa itu, banyak restoran menolak melayani orang kulit hitam. Itu sebabnya ayam goreng tepung jadi makanan praktis yang populer di kalangan komunitas Afrika-Amerika.

5. KFC yang Mempopulerkan Ayam Goreng Tepung di Dunia

Pressure Fryer
Potret Ayam goreng dengan metode Pressure Fryer. Sumber: IST

Kalian pasti tau KFC, kan?! Nah, Kolonel Harland Sanders, pendiri KFC, punya peran besar dalam mempopulerkan ayam goreng tepung. Dia membeli pressure fryer untuk mempersingkat waktu memasak ayam goreng tepung.  Dengan alat ini, ayam KFC bisa dimasak dalam waktu yang lebih cepat hingga setengah kali lebih cepat dari biasanya. Hal itu memungkinkan pesanan jadi lebih cepat disajikan.

6. Memiliki Banyak Variasi di Berbagai Negara

Ayam goreng tepung
Potret Variasi Ayam goreng tepung Sumber: IST

Ayam goreng tepung ini punya banyak jenis di seluruh dunia, lho. Di Korea, misalnya, ayam goreng tepung digoreng dua kali lalu dicelupkan ke dalam saus manis pedas. Di Jepang, ada yang namanya karaage, yaitu potongan kecil ayam goreng tepung yang lezat. 

Di Thailand, ayam goreng tepung biasanya diberi banyak bumbu beraroma kuat dan disajikan dengan ketan. Jadi, nggak heran kalau ayam goreng tepung bisa diterima di berbagai budaya karena sifatnya yang adaptif.

7. Ayam Goreng Tepung ala Nashville

Ayam Goreng
Potret Ayam goreng tepung ala Nashville. Sumber: IST

Di antara berbagai varian ayam goreng tepung, ada yang namanya ayam goreng ala Nashville yang terkenal super pedas. Tapi, sayangnya, ayam goreng ini dianggap paling tidak sehat karena dicelupkan ke dalam wadah berisi minyak cabai. Hal ini bisa membuat jumlah kalori meningkat drastis. Jadi, meskipun rasanya enak, jangan terlalu sering makan ya, Sobat Suka Fakta!

Jenis-jenis Ayam yang Cocok untuk Digoreng

 peternakan ayam
Potret peternakan ayam. Sumber: IST

Ternyata, nggak semua ayam cocok buat digoreng jadi ayam goreng tepung, Sobat Suka Fakta. Misalnya, ayam yang lebih tua disebut-sebut gak cocok buat jadi ayam goreng tepung. Pasalnya, ayam ini punya tekstur yang keras. Jadi kurang cocok untuk digoreng dengan suhu rendah. 

Ayam muda lebih pas karena bisa dimasak cepat dan menghasilkan tekstur yang lembut. Sekarang, kebanyakan ayam yang kita beli di supermarket adalah jenis broiler yang memang dikembangkan khusus untuk masakan seperti ini.

Tips Membuat Ayam Goreng Tepung

 Deep frying
Potret menggoreng ayam metode Deep frying. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, ada banyak cara untuk menggoreng ayam tepung, lho. Setidaknya ada tiga teknik utama, yaitu:

  • Deep frying: Menggoreng dengan banyak minyak.
  • Pressure frying: Menggunakan alat masak bertekanan sehingga waktu memasak lebih singkat.
  • Pan frying: Menggoreng dengan wajan atau teflon. Setiap teknik punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi tinggal disesuaikan sama selera dan alat yang kamu punya di rumah.

Nah, teknik apapun yang kamu gunakan, jika kamu ingin mendapat tekstur ayam goreng yang renyah, kamu bisa mencampur beberapa sendok buttermilk ke dalam tepung roti. Teknik ini bisa menghasilkan tekstur ayam goreng tepung yang lebih renyah. Jadi, selain teknik menggoreng yang tepat, campuran bahan juga penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, buttermilk juga punya peran penting dalam proses membumbui ayam goreng tepung. Dengan merendam ayam dalam buttermilk, tekstur ayam jadi lebih lunak dan rasanya lebih enak. Selain itu, ayam goreng tepung juga jadi lebih lembab dan juicy dibandingkan dengan bumbu lainnya yang nggak pakai buttermilk.

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, setelah membahas berbagai fakta menarik tentang ayam goreng tepung, kita bisa menyimpulkan bahwa makanan ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Dari asal-usulnya di Eropa hingga peran orang Skotlandia dan masyarakat Afrika Barat dalam menciptakan rasa khasnya, ayam goreng tepung bukanlah sekadar makanan biasa. 

Terima kasih telah membaca mengikuti wisata kuliner ini, Sobat Suka Fakta, dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya! Jangan lupa bagikan informasi ini kepada teman-teman kalian yang juga pecinta ayam goreng tepung.

REFERENSI

  • Wikipedia. (2023). Ayam goreng. https://id.wikipedia.org/wiki/Ayam_goreng
  • Kompas. (2022, Januari 13). 10 Fakta Menarik Ayam Goreng Tepung Diciptakan oleh Orang Skotlandia. Diakses dari https://www.kompas.com/food/read/2022/01/13/183200875/10-fakta-menarik-ayam-goreng-tepung-diciptakan-oleh-orang-skotlandia
  • Detik Food. (2016, Juli 11). Ini 10 Fakta Unik Seputar Fried Chicken. Diakses dari https://food.detik.com/info-kuliner/d-3254467/ini-10-fakta-unik-seputar-i-fried-chicken-i-1
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *