Fakta Dunia

7 Fakta Unik Kebab, Makanan Khas Turki yang Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah! 

72
×

7 Fakta Unik Kebab, Makanan Khas Turki yang Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah! 

Sebarkan artikel ini
Kebab
7 Fakta Unik Kebab, Makanan Khas Turki yang Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah. Sumber: IST

Halo, Sobat Suka Fakta! Kamu pasti tau kalo Indonesia punya segudang wisata kuliner lokal dan mancanegara, seperti rendang, sushi, ramen, tom yam, dan gak ketinggalan juga kebab. 

Siapa sih yang gak kenal kebab? Makanan khas Turki yang satu ini memang sudah mendunia dan jadi favorit banyak orang, termasuk di Indonesia. 

Tapi, kamu tahu gak, ternyata kebab itu punya banyak fakta unik yang mungkin belum kamu ketahui. Dari sejarahnya yang panjang sampai berbagai cara penyajiannya yang beragam, kebab ini memang punya banyak sisi menarik yang sayang banget kalau dilewatkan.

Di artikel ini, kita bakal kupas tuntas tujuh fakta unik kebab yang dijamin bakal bikin kamu makin cinta sama makanan ini. Yuk, langsung aja kita mulai perjalanan seru ini!

1. Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah

Kebab
Ilustrasi kebab pada zaman Prasejarah. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, tahukah kamu kalau kebab itu ternyata sudah ada sejak zaman prasejarah? Yup! Praktek memasak daging dengan menggunakan tusuk sate diperkirakan sudah dimulai sekitar satu juta tahun yang lalu. 

Manusia purba saat itu mulai memasak dengan api, dan salah satu cara memasaknya adalah dengan menusuk daging di batang kayu dan memanggangnya di atas api.

Asal usul kata “kebab” sendiri berasal dari kata Persia “kabab” yang berarti “goreng”. Menariknya, kata ini pertama kali disebutkan dalam aksara Turki Kyssa-i Yusuf pada tahun 1377. Itu adalah salah satu catatan tertua yang menyebutkan kebab sebagai makanan.

Lalu, sebenarnya kebab berasal Negara apa? Apakah benar dari Turki? Yap betul!, kebab yang kita kenal sekarang memang berasal dari Turki. Pada masa abad pertengahan, masyarakat Turki telah selalu melihat tentara Turki memanggang potongan hewan yang baru diburu dan ditusuk dengan pedang di api unggun terbuka. 

Selain itu, ada juga penemuan arkeologi di Santorini, Yunani, yang menemukan set batu barbeque untuk tusuk sate dari abad ke-17 SM. Hal ini menunjukkan bahwa praktek memasak dengan tusuk sate sudah ada sejak lama, dan mungkin kebab adalah salah satu makanan yang sudah dinikmati sejak ribuan tahun yang lalu.

2. Memiliki Variasi yang Berbeda di Berbagai Negara

Kebab
Kebab variasi Doner Kebab berasal dari Jerman. Sumber: IST

Setelah kita tahu sejarahnya, sekarang kita masuk ke berbagai variasi kebab dari seluruh dunia. Ternyata, kebab itu gak cuma ada di Turki aja, lho. Banyak negara punya versi kebab mereka sendiri dengan keunikan masing-masing.

Kebab Shish (Turki)

Kebab Shishi ini adalah potongan daging domba yang diasinkan dan ditempelkan pada tusuk sate logam berbilah datar atau empat sisi. Dagingnya dipanggang di atas api tanpa menyentuh panggangan. Rasanya gurih dan lezat!

Doner Kebab (Jerman)

Kebab jenis ini konon ditemukan oleh seorang imigran Turki di Berlin pada tahun 1970-an. Doner kebab ini terbuat dari daging yang dipanggang di tusuk vertikal dan diiris tipis-tipis. Disajikan dengan roti pita, sayuran, dan saus, doner kebab jadi favorit makanan bawa pulang di Jerman.

Kebab Armenia

Di Armenia, kebab dibuat dari daging giling yang dibumbui dengan merica, peterseli, dan bumbu lainnya. Dagingnya kemudian dipanggang dengan tusuk sate dan hasilnya adalah kebab yang penuh rasa dan aroma.

Kebab Persia

Kebab ini sering disajikan di rumah kerajaan selama berbagai Kerajaan Islam. Bahkan rakyat jelata pun menikmatinya untuk sarapan dengan naan atau pita. Dagingnya bisa berupa domba, sapi, atau ayam yang dimasak dengan bumbu khas Persia.

Kebab Pakistan

Di Pakistan, kebab memiliki tempat penting dalam masakan tradisional. Beberapa jenis kebab yang terkenal di antaranya Seekh, Shami, Reshmi, Chapli, Bihari, Tikka, Chicken, Fish, Dhags, Doner, Pasanday, Peshawari, Qeema, dan masih banyak lagi. Setiap jenis kebab ini punya cita rasa dan cara penyajian yang berbeda.

Variasi kebab dari berbagai negara ini menunjukkan bahwa kebab memang makanan yang sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan selera dan budaya lokal. Jadi, jangan ragu untuk mencoba berbagai jenis kebab dari seluruh dunia, ya!

3. Dalam 1 Porsi Kebab Mengandung 1.000 Kalori dan 148% Lemak Jenuh

Gambar wanita
Ilustrasi wanita yang mempuyai perut buncit. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, kebab memang lezat, tapi kamu juga perlu tahu tentang apa saja yang terkandung dalam kebab? Kebab mengandung banyak kalori dan lemak jenuh, lho. Sebuah kebab rata-rata bisa memberikan hampir 1.000 kalori, yang merupakan setengah dari jumlah maksimum harian yang direkomendasikan untuk wanita. Selain itu, kebab juga mengandung 148% dari batas lemak jenuh harian. Wow, lumayan tinggi ya!

Gak cuma itu, kebab juga sangat tinggi kandungan garamnya. Rata-rata kebab menyediakan 98% kuota garam harian untuk orang dewasa. Jadi, kalau kamu makan kebab, pastikan untuk membatasi asupan garam dari makanan lain.

Meskipun begitu, kebab juga bisa jadi sumber protein yang baik, terutama kalau dibuat dari daging berkualitas. Jadi, meskipun kebab mengandung kalori dan lemak yang cukup tinggi, kamu masih bisa menikmatinya sesekali sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Jadi, jangan terlalu khawatir, Sobat Suka Fakta. Nikmati kebabmu dengan bijak, dan pastikan untuk tetap menjaga keseimbangan dalam pola makanmu sehari-hari.

4. Kebab Memiliki Peran dalam Budaya Eropa

Sandwich grec.
Potret Sandwich grec. Sumber: IST

Sobat Suka Fakta, kebab memang punya cerita yang menarik, terutama dalam budaya Eropa. Di Eropa, kebab tidak hanya dikenal sebagai makanan yang lezat, tapi juga memiliki simbolisme yang lebih dalam terkait dengan sejarah imigrasi dan integrasi budaya.

Di Jerman, kebab terutama jenis doner kebab, telah menjadi makanan yang sangat populer. Doner kebab pertama kali diperkenalkan oleh seorang imigran Turki di Berlin pada tahun 1970-an. 

Sejak itu, doner kebab menjadi sangat populer dan bahkan dianggap sebagai makanan khas Jerman oleh banyak orang. Pada tahun 1990-an, doner kebab telah menjadi makanan favorit, bersaing dengan pizza dan makanan cepat saji lainnya.

Di Prancis, kebab juga mendapatkan tempat istimewa di hati masyarakat. Namun, ada beberapa kota di Prancis yang sempat melarang pembukaan restoran kebab baru. Misalnya, kota Béziers melarang restoran kebab baru karena dianggap mengancam budaya kuliner Prancis. Keputusan ini tentunya menimbulkan kontroversi dan perdebatan.

Namun, di balik larangan tersebut, kebab tetap menjadi bagian penting dari budaya kuliner Eropa. Bahkan di beberapa negara, kebab sering kali disajikan dengan sentuhan lokal. 

Di Prancis, misalnya, kebab sering disajikan dengan kentang goreng yang dimasukkan ke dalam roti itu sendiri. Di Paris, variasi ini dikenal dengan sebutan Sandwich grec atau “Sandwich Yunani”.

Di Eropa, kebab juga menjadi simbol imigrasi dari dunia Muslim. Dengan kedatangan banyak imigran dari Turki, Pakistan, dan negara-negara Timur Tengah lainnya, kebab menjadi lebih dikenal dan diterima di seluruh benua. 

5. Fakta Menarik Tentang Kebab di Inggris

 shish kebab.
Potret shish kebab. Sumber: IST

Nah, Sobat Suka Fakta, sekarang mari kita fokus ke Inggris. Negara ini punya cerita menarik tentang kebab yang mungkin belum kamu tahu. Yuk, kita simak fakta-fakta menarik tentang kebab di Inggris!

Restoran Turki Pertama di Inggris

Restoran Turki pertama yang dibuka di Inggris adalah restoran Istanbul yang berlokasi di Soho, London. Ini menandai awal masuknya kebab ke Inggris dan memperkenalkan doner kebab ke masyarakat Inggris.

Populer di Kalangan Migran

Dengan kedatangan imigran Turki, Siprus Yunani, dan Kurdi, gerai doner kebab mulai berkembang di Inggris. Kedatangan migran ini membawa gelombang baru cita rasa dan budaya kuliner yang memperkaya keragaman makanan di Inggris.

Kudeta Militer di Turki

Pada tahun 1980, kudeta militer di Turki membawa gelombang kedua imigran Turki ke Inggris. Banyak dari mereka awalnya bekerja di kedai kebab dan gerai ritel lainnya yang turut membantu menyebarkan popularitas kebab di Inggris.

Permintaan Meningkat

Pada tahun 1996, jumlah pengunjung Inggris ke Turki diperkirakan mencapai 716.000 per tahun, yang semakin meningkatkan permintaan akan makanan Turki berkualitas tinggi di Inggris. Ini membuat kebab semakin populer dan banyak dicari.

Makanan Favorit Keempat

Kebab menjadi makanan favorit keempat di Inggris setelah pizza, masakan Cina, dan India. Doner kebab khususnya menjadi favorit, diikuti oleh shish kebab.

Kontribusi Ekonomi

Industri kebab di Inggris sangat besar, dengan sekitar 17.000 toko kebab di seluruh negeri. Industri ini menyumbang sekitar £2,8 miliar kepada perekonomian Inggris setiap tahunnya. 

Selain itu, ada sekitar 200 produsen doner kebab yang memproduksi 2.000 ton daging doner domba setiap minggunya. Setiap hari, 1,3 juta porsi doner kebab dijual oleh gerai-gerai di seluruh Inggris.

Ratu Elizabeth II Memiliki 4 Gerai Kebab

Uniknya lagi, Ratu Elizabeth II memiliki empat gerai kebab yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari rumahnya di Kastil Windsor. Fakta ini menunjukkan betapa populernya kebab di kalangan masyarakat Inggris, bahkan di dekat kediaman keluarga kerajaan.

Itulah beberapa fakta menarik tentang kebab di Inggris, Sobat Suka Fakta. Ternyata, kebab bukan hanya sekedar makanan jalanan biasa, tapi juga bagian dari sejarah dan budaya yang kaya di Inggris. 

6. Peninggalan Arkeologi Mencatat Bahwa Kebab Telah Ada Sejak 17 SM

Sobat Suka Fakta, siapa sangka kalau kebab yang kita nikmati sekarang punya sejarah yang sangat panjang, bahkan sejak zaman prasejarah. Fakta arkeologi mengungkapkan banyak hal menarik tentang asal usul kebab yang mungkin belum kamu ketahui.

Salah satu penemuan arkeologi yang menarik adalah di Santorini, Yunani. Di sana, para arkeolog menemukan set batu barbeque yang digunakan untuk tusuk sate, yang diperkirakan berasal dari abad ke-17 SM. 

Penemuan ini menunjukkan bahwa teknik memasak dengan tusuk sate sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Alat-alat panggang dari batu ini digunakan untuk memasak daging dengan cara yang mirip dengan kebab yang kita kenal sekarang.

Lebih jauh lagi, kebab juga diduga sudah dikenal sejak zaman prasejarah. Praktek memasak daging dengan menggunakan tusuk sate diperkirakan sudah dimulai sekitar satu juta tahun yang lalu. Manusia purba saat itu mulai memasak dengan api, dan salah satu cara memasaknya adalah dengan menusuk daging di batang kayu dan memanggangnya di atas api.

Selain itu, istilah “kebab” sendiri berasal dari bahasa Persia “kabab” yang berarti “goreng”. Kata ini pertama kali ditemukan dalam naskah kuno Turki oleh Kyssa-i Yusuf pada tahun 1377. Ini menunjukkan bahwa kebab sudah dikenal dan dinikmati sejak ratusan tahun yang lalu.

Penemuan-penemuan ini menunjukkan bahwa kebab bukan hanya makanan modern, tapi juga bagian dari sejarah kuliner yang sangat tua. Jadi, setiap kali kamu menikmati kebab, ingatlah bahwa kamu sedang menikmati makanan dengan warisan sejarah yang panjang dan kaya.

7. Cara Penyajiannya yang Beragam dan Unik-unik

Kebab
Percampuran Nasi Basmati dan kebab. Sumber: IST

Nah, Sobat Suka Fakta, selain sejarahnya yang panjang, kebab juga punya banyak variasi dalam cara penyajiannya. Berbagai negara punya cara unik dalam menyajikan kebab, dan setiap cara penyajian ini memberikan pengalaman rasa yang berbeda. Yuk, kita intip satu per satu!

1. Roti Arab

Salah satu cara paling umum menyajikan kebab adalah dengan menggunakan roti Arab. Daging kebab yang sudah dipanggang biasanya digulung dengan roti Arab bersama sayuran dan saus. Ini adalah cara yang praktis dan lezat untuk menikmati kebab.

2. Nasi Basmati

Di beberapa negara, kebab disajikan dengan nasi basmati. Misalnya, kebab Persia sering disajikan dengan nasi basmati yang diberi bumbu saffron. Kombinasi antara daging kebab yang gurih dan nasi basmati yang harum membuat hidangan ini sangat nikmat.

3. Sate dengan Sayuran

Kebab juga bisa disajikan dalam bentuk sate yang ditusuk dengan sayuran. Varian ini dikenal dengan nama shish-kebab. Biasanya, daging, sayuran, dan paprika ditusuk bersama lalu dipanggang. Rasanya lezat dan sangat cocok untuk barbeque.

4. Kebab dengan Kentang Goreng

Di Prancis, kebab sering disajikan dengan kentang goreng. Uniknya, kentang goreng ini sering dimasukkan ke dalam roti kebab itu sendiri. Di Paris, variasi ini dikenal dengan sebutan Sandwich grec atau “Sandwich Yunani”.

5. Kebab dalam Mangkuk

Di Timur Tengah, kebab bisa disajikan dalam mangkuk. Penjual kebab biasanya menawarkan dua cara penyajian, yaitu dengan meletakkan seluruh daging, sayuran, dan bawang bombay di atas roti bundar di piring, atau dalam bentuk sandwich seperti yang biasa kita temui.

6. Variasi Tradisional Lainnya

Ada juga berbagai variasi tradisional lainnya seperti Adana kebab dari Turki, çoban kebabi yang disajikan dengan cara daging dipanggang di lapangan terbuka, dan süt kebabi yang dimasak dengan susu sebelum dipanggang. Setiap variasi ini punya cita rasa dan cara penyajian yang unik.

Jadi, cara penyajian kebab memang sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan selera. Setiap negara punya cara unik untuk menyajikan kebab, dan inilah yang membuat kebab menjadi makanan yang begitu fleksibel dan disukai di seluruh dunia. Jadi, jangan ragu untuk mencoba berbagai cara penyajian kebab dari berbagai negara dan temukan favoritmu!

Kesimpulan

Sobat Suka Fakta, itulah tujuh fakta unik kebab yang membuat makanan khas Turki ini begitu menarik. Dari sejarahnya yang panjang hingga berbagai variasi cara penyajiannya, kebab memang punya banyak sisi menarik yang layak kita ketahui dan nikmati. 

Kebab juga memiliki berbagai variasi di seluruh dunia, seperti kebab shish di Turki, doner kebab di Jerman, kebab Armenia, kebab Persia, dan kebab Pakistan. Setiap negara punya versi kebab yang unik dan lezat. Meskipun kebab lezat, penting untuk memperhatikan kandungan gizi, karena kebab memiliki kalori dan garam yang cukup tinggi.

Terima kasih telah mengikuti artikel ini. Jangan berhenti untuk mengeksplor berbagai kuliner yang ada di dunia ini, ya! Sampai jumpa di artikel selanjutnya, Sob!

REFERENSI

Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *