Fakta Dunia

6 Fakta Menarik Tidore, Rumah Bagi Suku Tidore

58
×

6 Fakta Menarik Tidore, Rumah Bagi Suku Tidore

Sebarkan artikel ini
Fakta Menarik Tidore
6 Fakta Menarik Tidore. Sumber: id.wikipedia.org

Hai, Sobat Suka Fakta! Kali ini kita akan jalan-jalan ke kota yang penuh sejarah dan budaya di Indonesia, yaitu Tidore! Uniknya lagi, kota ini ternyata masuk dalam daftar kota terbesar di Indonesia, lho, Sob.

Sob, kota ini punya peran penting dalam sejarah Indonesia, terutama di masa penjajahan dan perdagangan rempah-rempah. Selain itu, Tidore juga menyimpan segudang keindahan alam, budaya, dan kuliner yang pasti bisa bikin lidah bergoyang. 

Nah, dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang fakta menarik Tidore, mulai dari masa kejayaannya sebagai pusat perdagangan rempah-rempah yang diperebutkan bangsa Eropa, hingga asal usul namanya yang unik. 

Tak hanya itu, kita juga akan melihat Kesultanan Tidore yang legendaris, mengenal suku dan budaya lokal, mengeksplorasi destinasi wisata yang keren, dan tentunya, mencicipi kuliner khas yang menggugah selera.

So, siap-siap, Sobat Suka Fakta, karena perjalanan kita di Tidore akan sangat seru dan informatif. Ayo, langsung kita mulai dengan fakta menarik pertama! Let’s go!

1. Kota ini Telah Terkenal Sejak Zaman Penjajahan Karena Kekayaan Rempahnya

Fakta Menarik Tidore
Potret Kerajaan Ternate. Sumber: gurupendidikan.co.id

Nah, Sobat Suka Fakta, Tidore sendiri memang sudah terkenal sejak zaman penjajahan karena hasil rempahnya, terutama cengkih dan pala. Kedua rempah ini sangat berharga dan menjadi incaran bangsa-bangsa Eropa.

Bangsa Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Tidore adalah pelaut dari Spanyol pada tahun 1512. Saat itu, Kerajaan Tidore menyambut kedatangan mereka dengan baik, terutama setelah Kerajaan Ternate menjalin hubungan dengan Portugis. 

Namun sayangnya, hubungan ini tidak selalu damai. Spanyol dan Portugis yang sedang berebut kekuasaan mencoba mengadu domba antara Kerajaan Tidore dan Ternate.

Meskipun begitu, kedua kerajaan ini akhirnya sadar dan berhasil mengusir bangsa Portugis dan Spanyol yang ingin memonopoli perdagangan rempah. Tetapi perjuangan belum selesai, Sobat Suka Fakta. 

Pada tahun 1605, Belanda datang dan mereka lebih kejam dibandingkan Spanyol dan Portugis dalam memonopoli perdagangan. Jadi, bisa dibilang, sejarah Tidore tidak lepas dari perjuangan melawan penjajahan demi mempertahankan kekayaan alamnya.

2. Asal Nama Tidore, Gabungan dari Dua Rangkaian Kata “To ado re”

Awalnya, Tidore dikenal dengan nama Kie Duko yang berarti pulau bergunung api. Nama ini sangat cocok dengan kondisi topografi Tidore yang memiliki gunung api, yaitu Gunung Marijang yang saat ini sudah tidak aktif lagi.

Nah, nama “Tidore” sendiri berasal dari gabungan dua rangkaian kata, yaitu bahasa Tidore dan bahasa Arab dialek Irak. Dalam bahasa Tidore, “To ado re” artinya ‘aku telah sampai’, sedangkan dalam bahasa Arab dialek Irak, “anta thadore” berarti ‘kamu datang’. 

Gabungan kedua kata ini digunakan untuk menghormati jasa Syekh Yakub, seorang utusan dari kerajaan Abbasiyah di Irak yang berhasil mendamaikan dua suku yang berseteru di daerah tersebut.

Keren banget, ya, Sobat Suka Fakta?! Dari sejarah nama saja, kita bisa lihat betapa beragamnya budaya yang ada di Tidore. 

3. Kejayaan Kesultanan Tidore Berlangsung dari Abad ke-16 hingga ke-18

Kesultanan Tidore
Potret Singgasana Sultan dan Permaisuri Tidore. Sumber: id.wikipedia.org

Sobat Suka Fakta, sekarang kita bahas tentang kejayaan Kesultanan Tidore. Kesultanan ini merupakan salah satu kerajaan Islam yang berpusat di Kota Tidore, Maluku Utara. Kesultanan Tidore sering dikaitkan dengan saudara kembarnya, Kesultanan Ternate.

Kejayaan Kesultanan Tidore berlangsung dari abad ke-16 sampai abad ke-18. Pada masa ini, wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore sangat luas, mencakup sebagian besar Pulau Halmahera Selatan, Pulau Buru, Pulau Seram, hingga pulau-pulau di sekitar Papua Barat. 

Puncak kejayaan Kesultanan Tidore terjadi pada masa pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M). Sultan Nuku berhasil menyatukan Ternate dan Tidore untuk melawan Belanda yang dibantu oleh Inggris. Belanda akhirnya kalah dan terusir dari Tidore dan Ternate.

Kesultanan Tidore menjalani peradaban yang cukup lama dan melalui berbagai tahapan dalam sejarah Nusantara, hingga Indonesia merdeka pada tahun 1945. Setelah itu, Kesultanan Tidore bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Menariknya, sejak 1999 atau setelah Reformasi 1998, Kesultanan Tidore dihidupkan kembali dalam konteks melestarikan warisan budaya dan sejarah, dan masih eksis hingga saat ini. Sultan Tidore saat ini adalah H. Husain Alting Syah, yang juga merupakan anggota DPD RI asal Provinsi Maluku Utara.

Tidore juga memiliki hari jadi yang berhubungan dengan Kesultanan Tidore, yaitu pada 12 April 1108. Itu berarti, Tidore baru saja merayakan ulang tahun ke-913. Wow, panjang banget ya umurnya, Sobat Suka Fakta!

4. Tidore Adalah Rumah Bagi Suku Tidore

Tidore
Potret Suku Tidore Ras Melanesia. Sumber: id.wikipedia.org

Sobat Suka Fakta, Tidore adalah rumah bagi Suku Tidore, salah satu suku bangsa di Provinsi Maluku Utara. Menariknya, ras asli dari suku Tidore adalah Melanesia, lho. 

Kebanyakan penduduknya menganut agama Islam, sehingga tidak heran jika kamu akan menemukan banyak masjid dan surau di sana. Hal ini menunjukkan bahwa peradaban Islam sangat pesat di Tidore.

Suku Tidore juga memiliki rumah adat yang dikenal dengan nama Fola Sowohi. Kata “Fola” berasal dari bahasa Tidore yang berarti rumah, sementara “Sowohi” berarti tuan rumah. 

Rumah adat ini memiliki atap yang terbuat dari rumbia, dan konstruksinya melambangkan kekayaan budaya suku Tidore. Setiap elemen bangunan dari rumah adat ini mencerminkan nilai-nilai tradisional dan spiritual yang dianut oleh masyarakat Tidore.

Budaya suku Tidore sangat kaya dan beragam. Salah satunya adalah tradisi lisan yang masih kuat, di mana cerita-cerita leluhur dan sejarah suku mereka disampaikan dari generasi ke generasi. 

Mereka juga memiliki berbagai tarian tradisional dan upacara adat yang sering kali dilakukan dalam perayaan atau acara penting. Jadi, Sobat Suka Fakta, Tidore bukan hanya menarik dari sisi sejarah, tapi juga dari budaya dan tradisi yang masih hidup hingga kini.

5. Kota ini Memiliki Banyak Destinasi Wisata yang Indah dan Menakjubkan

Pantai Akesahu
Potret Pantai Akesahu. Sumber: triptrus.com

Tidore nggak hanya kaya akan sejarah dan budaya, Sobat Suka Fakta. Kota ini juga punya banyak destinasi wisata yang menakjubkan. Jadi, kalau kamu suka jalan-jalan dan menikmati keindahan alam, Tidore adalah tempat yang wajib kamu kunjungi.

1. Pantai Akesahu

Pantai ini terkenal dengan pasir putihnya yang bersih dan air lautnya yang jernih. Tempat ini cocok banget buat kamu yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan laut yang indah.

2. Taman Laut Pulau Maitara 

Buat kamu yang suka snorkeling atau diving, Taman Laut Pulau Maitara adalah surga bawah laut yang penuh dengan keanekaragaman hayati. Terumbu karang yang indah dan ikan-ikan yang berwarna-warni pasti bikin kamu betah berlama-lama di sini.

3. Museum Kesultanan Tidore Sonyine Malige 

Museum ini menyimpan berbagai benda bersejarah peninggalan Kesultanan Tidore. Yang paling unik adalah Mahkota Berambut, yang konon rambutnya bisa tumbuh setiap tahun. Setiap malam Idul Adha, diadakan prosesi pemotongan rambut mahkota tersebut.

4. Pantai Cobo 

Pantai ini dikelilingi oleh pohon-pohon hijau yang lebat dan rindang, membuat suasana di sekitarnya sejuk dan nyaman. Keindahan pantai ini semakin terasa saat matahari terbit dan tenggelam. Wajib banget buat kamu yang suka fotografi!

5. Benteng Tahula 

Benteng ini menjadi saksi bisu sejarah panjang Tidore. Dulunya, benteng ini dibangun untuk melindungi Tidore dari serangan musuh. Kini, benteng ini menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

6. Tugu Pendaratan “Sebastiano De Elcano”

Tugu ini dibangun untuk memperingati pendaratan pelaut Spanyol, Sebastiano De Elcano, di Tidore. Tempat ini sangat bersejarah dan menawarkan pemandangan yang indah.

Wah, banyak banget ya tempat menarik di Tidore. Jadi, kalau kamu punya kesempatan, jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat ini, ya!

6. Tidore Memiliki Kuliner Khas dengan Kekayaan Rempah  

Lapis Tidore.
Makanan khas Kota Tidore, Lapis Tidore. Sumber: cookpad.com

Sobat Suka Fakta, nggak lengkap rasanya kalau kita ngomongin Tidore tanpa membahas kuliner khasnya. Yup! Tidore punya banyak makanan unik yang nggak bisa kamu temukan di tempat lain. Yuk, kita intip apa saja kuliner khas yang ada di Tidore!

1. Lapis Tidore

Kue lapis ini berbeda dengan kue lapis pada umumnya. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut bikin kue ini jadi favorit banyak orang. Cocok banget buat kamu yang suka ngemil manis.

2. Kue Bilolo

Kue tradisional yang satu ini juga nggak kalah enak. Dibuat dari bahan-bahan alami dan sering disajikan dalam acara-acara adat.

3. Kue Kale-Kale 

Kue ini punya rasa yang unik dan biasanya disajikan dengan saus gula merah. Rasanya legit dan manis, bikin kamu pengen nambah terus.

4. Kue Abu

Kue tradisional ini terbuat dari bahan-bahan sederhana tapi rasanya sangat menggugah selera, Sob. Biasanya disajikan saat perayaan tertentu.

5. Mam Raha

Makanan tradisional yang satu ini terbuat dari ikan dan rempah-rempah khas Tidore. Rasanya yang gurih dan pedas pasti bikin kamu ketagihan.

6. Tela Gule

Hidangan yang terbuat dari daging dan rempah-rempah, biasanya disajikan dalam acara-acara besar.

7. Uge Ake

Uge ake adalah makanan tradisional yang sering disajikan sebagai lauk atau cemilan.

8. Popeda

Makanan khas Maluku yang juga populer di Tidore. Terbuat dari sagu dan biasanya disajikan dengan kuah ikan.

9. Ngam Saro

Kumpulan makanan adat yang disajikan dalam satu piring besar. Biasanya terdiri dari berbagai macam makanan tradisional Tidore.

10. Kue Asidah

Kue ini paling populer di Tidore. Ada dua jenis kue asidah, yang satu terbuat dari kurma dan yang satu lagi dari gula aren. Meskipun bahan bakunya berbeda, rasanya tetap enak dan memiliki keunikan tersendiri.

Jadi, Sobat Suka Fakta, kalau kamu punya kesempatan untuk berkunjung ke Tidore, jangan lupa cicipi kuliner khasnya. Dijamin, lidah kamu bakal dimanjakan dengan rasa yang lezat dan autentik.

Kesimpulan

Nah, Sobat Suka Fakta, kita sudah sampai di penghujung artikel tentang “6 Fakta Menarik Tentang Tidore”. Dari fakta yang sudah dibedah, kita jadi tahu  bahwa Tidore bukan hanya sekadar tempat di peta, tetapi sebuah kota dengan sejarah panjang, budaya yang hidup, dan kekayaan alam yang luar biasa. 

Setiap sudut Tidore memiliki cerita yang menarik untuk dijelajahi dan dirasakan. Dengan mengetahui lebih dalam tentang Tidore, kita jadi lebih menghargai keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.

Terima kasih sudah membaca sampai akhir, Sobat Suka Fakta! Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel-artikel menarik lainnya yang akan mengajak kamu mengenal lebih banyak tempat dan budaya di Indonesia. Sampai jumpa di petualangan selanjutnya, Sob!

REFERENSI

  • Liputan6. (2021). 6 Fakta Menarik tentang Tidore, Pernah Jadi Rebutan Bangsa Eropa. Diakses dari https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4539814/6-fakta-menarik-tentang-tidore-pernah-jadi-rebutan-bangsa-eropa.
  • Tempo. (2022). Fakta-fakta Keunikan Daerah Ternate dan Tidore. Diakses dari https://travel.tempo.co/read/1657183/fakta-fakta-keunikan-daerah-ternate-dan-tidore.
  • Inilah. (2023). 6 Peninggalan Kerajaan Tidore yang Punya Nilai Sejarah Tinggi. Diakses dari https://www.inilah.com/6-peninggalan-kerajaan-tidore-dengan-nilai-sejarah-yang-tinggi.
Sukafakta

SukaFakta adalah website berita yang menyajikan fakta unik, fakta misteri, dan fakta dunia yang menarik dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *